Kampiunnews | Kupang – Pemerintah Kota Kupang menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 dengan penuh khidmat dan semangat nasionalisme di Lapangan Kantor Wali Kota Kupang, Senin (2/6), sehari setelah peringatan nasional tanggal 1 Juni. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bertindak sebagai inspektur upacara, memimpin langsung jalannya prosesi.
Upacara dimulai dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh 10 anggota Paskibraka Kota Kupang 2024. Komandan peleton, Aldo Loudoe (SMK Negeri 1 Kupang), memimpin pasukan dengan pembawa bendera Nesia Thung (SMA Negeri 3 Kupang). Pengibar lainnya yaitu Joun Christian Kim (SMA Negeri 1 Kupang), Arjun Dasilva Niab (SMA Kristen Mercusuar), dan Ignasius Barros (SMA Negeri 4 Kupang). Mayor Inf. Agus Rianto bertugas sebagai komandan upacara, sementara perwira upacara adalah Mayor C.A.J. Oktavian Histyanton.
Dalam amanatnya, Wali Kota membacakan pidato resmi dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang menekankan pentingnya Pancasila sebagai jiwa bangsa dan panduan dalam seluruh aspek pembangunan. Pancasila, ditegaskan, harus hadir dalam dunia pendidikan, pelayanan birokrasi, penguatan ekonomi, hingga ruang digital.
Wali Kota Kupang menambahkan bahwa komitmen Pemkot Kupang adalah menerjemahkan nilai-nilai Pancasila ke dalam tindakan nyata. “Pancasila hidup ketika pemerintah hadir untuk melayani tanpa pamrih, membantu tanpa diminta, dan menjadi bermakna bagi masyarakat,” tegasnya.
Dalam rangkaian upacara, Wali Kota memaparkan capaian dan kebijakan dalam 100 hari pertama kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota. Salah satu program prioritas adalah reformasi sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Pemerintah tengah menyusun peta jalan (roadmap) menuju sistem pengolahan berbasis wilayah kecamatan melalui pembangunan TPST, dengan 1.347 RT ditargetkan memiliki kontainer sampah sendiri, dilengkapi papan jadwal angkut dan petunjuk arah.
“85 persen sampah akan diproses di tingkat kecamatan, hanya residu yang masuk ke TPA. Ini adalah respons konkret atas tuntutan penutupan sistem open dumping di TPA Alak,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme warga dalam kerja bakti massal 23 Mei lalu. “Sistem bisa dibangun, tapi budaya bersih harus digerakkan melalui edukasi dan partisipasi masyarakat,” ujarnya.
Untuk mendukung budaya bersih, Pemkot juga mencanangkan lomba kebersihan antar kelurahan dan kecamatan. Enam pemenang akan diumumkan pada 14 Agustus 2025 dan menerima hadiah berupa program pembangunan senilai Rp1 miliar dari hasil Musrenbang.
Wali Kota menekankan bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar soal rotasi dan mutasi, tetapi pemenuhan hak-hak ASN. Untuk pertama kalinya, TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) mulai dibayarkan tepat waktu sejak Januari 2025. Selain itu, pada 26 Mei lalu, sebanyak 1.747 pegawai PPPK Formasi 2024 Tahap I telah menerima SK pengangkatan.
“Saya menunggu lima jam di Kemendagri untuk mempercepat terbitnya NIP. Ini bentuk keberpihakan kami kepada mereka yang telah bekerja namun belum digaji,” ungkapnya.
Dalam bidang ekonomi, Pemkot mendorong pertumbuhan UMKM lewat festival budaya dan kegiatan kreatif. Salah satunya adalah Pawai Paskah yang melibatkan lebih dari 150 UMKM. Kolaborasi juga dilakukan dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Undana, di mana mahasiswa magang akan membantu legalisasi usaha bagi 510 UMKM di kelurahan.
Di bidang sosial, Pemkot Kupang menyediakan dana pengaman medis di RSUD S.K. Lerik untuk membantu warga kurang mampu dalam kondisi darurat yang belum memiliki BPJS. Pemerintah juga menyediakan 10 liang lahat gratis per agama serta bantuan sosial berupa beras 20 kg per keluarga miskin.
“Kami ingin nilai-nilai Pancasila benar-benar hadir dalam seluruh aspek pemerintahan. Dari data kami, 15–20% janji kampanye sudah kami wujudkan dalam kurang dari 100 hari,” ujarnya dengan optimisme.
Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh jajarannya untuk menjadikan Pancasila sebagai napas dari setiap kebijakan dan langkah pembangunan. “Peringatan Hari Lahir Pancasila ini harus menjadi momentum kebangkitan pelayanan publik yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan,” tegasnya.
“Dirgahayu Pancasila! Jayalah Indonesiaku!” serunya penuh semangat.
Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan penyerahan simbolis SK CPNS Formasi 2024 kepada 84 ASN baru, yang diwakili oleh Rhesa Ekaristi Agustiano Djami, S.Ak. dan Katjie Anatjie Mariana Manafe, S.H., disusul sesi foto bersama.
Upacara ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Kupang Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., Ketua DPRD Kota Kupang Richard Elvis Odja, Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol Aldinan R.J.H. Manurung, S.H., S.I.K., M.Si., Ketua Tim Penggerak PKK dr. Widya Cahya, Penjabat Sekda Ignasius Repelita Lega, S.H., dan Kasdim 1604/Kupang Letkol Czi Sunardi. Hadir pula unsur Forkopimda, pejabat dari Lantamal VII dan Lanud El Tari, serta para ASN, TNI, dan pimpinan perangkat daerah lingkup Pemkot Kupang.






