Kamu selalu bercerita tentang masa lalu dengan antusias dan semangat membara.
Katamu itulah penggalan kisah nyata yang tertinggal. Kenangan yang mencampur adukkan pahit manisnya hidupmu
Lalu kamu juga bilang
Itu masa yang kelam
Nostalgia yang mengharu biru.
Namun, kenapa kamu terbakar api cemburu pada masa itu? Bukankah pilu adalah sebuah nestapa yang tak layak untuk dikenang. Tapi kamu berbeda.
Menempatkan masa itu di dasar hati meski perih dan merobek sukma. Bila kamu bijak, untuk apa mengagumi mawar berduri?
Asmara yang menyelinap di rongga dada, tak selamanya menghadirkan kenangan indah bak pengantin di malam pertama.
Atau, menikmati senja yang terhempas di ujung cakrawala dengan garis horizontal tak berujung.
Suatu waktu di sebuah kamar sempit pertengahan Juni 2023






