Kampinnews | Jakarta – Perempuan Indonesia Maju (PIM) gelar Talk Show bertajuk “Peran Perempuan sebagai Pejuang Ekonomi Digital”. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pembicara inspiratif dari berbagai sektor yang berbagi pengalaman dan strategi dalam mendorong peran perempuan di era transformasi digital.
Salah satu narasumber utama, Septriana Tangkary, Staf Ahli Menteri Bidang Sistem Pemasaran dan Infrastruktur, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, menegaskan pentingnya keterlibatan perempuan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital dan industri kreatif nasional.
“Pemberdayaan perempuan bukan hanya soal kesetaraan, tetapi juga penguatan daya saing bangsa. Perempuan memiliki potensi besar menjadi penggerak ekonomi kreatif yang berkelanjutan, terutama melalui UMKM berbasis digital,” ujarnya.
Sebelum talk show dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Garuda Indonesia dan PIM. Septriana menyambut baik kerja sama antara PIM dan Garuda Indonesia, yang menurutnya bisa membuka ruang kolaborasi konkret antara sektor swasta dan komunitas perempuan untuk mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan merata.
Talk show ini juga menghadirkan pembicara inspiratif lainnya seperti Sally Giovanny, Owner BT Batik Trusmi, dan Melly Manuhutu, seorang entrepreneur sekaligus selebritas yang kini aktif membangun bisnis berbasis pertanian organik. Acara dipandu oleh Rachel Octavia, CEO The F Sigma sekaligus Kepala Bidang Humas PIM.
Dalam sesi berbagi pengalamannya, Melly Manuhutu, yang juga dikenal sebagai penyanyi era 1990-an, mengungkapkan perjalanannya menekuni bisnis sayuran organik. Ia bahkan telah menerbitkan buku berjudul “Bertanam Sayuran Organik bersama Melly Manuhutu”.
“Saya senang bekerja di bidang yang menantang. Membangun bisnis organik tidak mudah, mulai dari hasil panen yang tidak bisa diprediksi hingga permintaan konsumen yang tinggi. Tapi tantangan itu justru memotivasi saya,” tutur Melly.
Ia juga menekankan bahwa digitalisasi adalah alat penting bagi perempuan, bukan hanya untuk mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga untuk menciptakan inovasi dan memperluas peluang ekonomi.
“Penting bagi perempuan untuk tidak hanya mengikuti arus digitalisasi, tetapi juga mengoptimalkan teknologi untuk meningkatkan kapasitas, memperluas jaringan, dan menciptakan solusi baru,” tambahnya.
Talk show ini menjadi momentum penting dalam menyuarakan peran aktif perempuan dalam sektor ekonomi digital, sekaligus memperkuat jejaring antara organisasi perempuan, pelaku usaha, dan institusi pemerintah untuk mendukung kemandirian dan kemajuan perempuan Indonesia.






