Kampiunnews|Jakarta – Pimpinan Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (PP GEKIRA) bersiap menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 12–14 Juni 2026. Bertempat di Novotel Rawasari, Jakarta, forum strategis ini mengusung tema besar “Transformasi Ekonomi Nasional Dalam Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto”.
Agenda ini dirancang sebagai wadah konsolidasi nasional sekaligus ruang deliberasi untuk merumuskan arah kebijakan organisasi. Langkah ini diambil demi memperkuat peran nyata GEKIRA dalam mendukung penuh program pembangunan prioritas Kabinet Merah Putih, khususnya di bidang ketahanan pangan, energi, penguatan SDM, hilirisasi industri, koperasi, dan pengembangan UMKM.
Sebagai bagian dari rangkaian Rakernas, GEKIRA juga menggelar diskusi nasional selama dua hari penuh pada 12–13 Juni 2026 dengan menghadirkan sejumlah menteri dan tokoh kunci nasional:
Hari Pertama, Menteri ESDM RI, Bahlil Lahadalia, akan hadir sebagai keynote speaker untuk mengupas tuntas strategi mengenai “Ketahanan Energi Nasional”. Setelah itu Menteri PKP RI, Maruarar Sirait, akan memaparkan materi krusial bertajuk “Pemukiman Ramah Lingkungan Untuk Rakyat”.
Hari Kedua, Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, akan mengulas peta jalan “Ketahanan Pangan Nasional”. Sementara Menteri UMKM Maman Abdurrahman bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono akan berkolaborasi dalam sesi “Ketahanan Ekonomi: Pembangunan SDM, Pengembangan UMKM dan Koperasi”. Diskusi strategis ini akan diakhiri oleh paparan dari CEO Danantara dengan topik hangat “Kontribusi BUMN dalam Ketahanan Ekonomi Nasional“.
Komitmen Sebagai Sayap Partai Gerindra
Ketua Umum PP GEKIRA, Nikson Silalahi, menegaskan bahwa pelaksanaan Rakernas kali ini merupakan bukti komitmen nyata dan dukungan konkret organisasi terhadap arah kebijakan ekonomi yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Rakernas ini mengangkat tema transformasi ekonomi di era pemerintahan Presiden Prabowo sebagai bentuk dukungan nyata GEKIRA sebagai organ sayap Partai Gerindra. Kami siap mengawal kinerja dan kerja-kerja nyata pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Nikson.
Nikson menambahkan bahwa fondasi perekonomian yang sedang dibangun pemerintah saat ini sudah berada di jalur yang tepat (on the right track) untuk menghadapi ketidakpastian global. Melalui program hilirisasi dan kemandirian ekonomi, GEKIRA optimis stabilitas nasional akan tetap kokoh teruji.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Rakernas, Melki Marcos Suawah, menyampaikan bahwa momentum ini sangat penting bagi seluruh kader dari berbagai tingkatan wilayah di Indonesia.
“Rakernas adalah momentum bagi setiap kader GEKIRA, mulai dari tingkatan Pimpinan Cabang, Pimpinan Daerah, hingga Pimpinan Pusat untuk berkonsolidasi dan merumuskan agenda kerja strategis organisasi untuk lima tahun ke depan,” pungkas Melki.






