Kampiunnews | Jakarta – Tunas Indonesia Raya (TIDAR) dijadwalkan akan mengadakan Kongres Nasional pada pertengahan Mei 2025. Menjelang perhelatan tersebut, Ketua TIDAR Australia, Christian Hansel, menyuarakan dukungannya kepada Rahayu Saraswati Djojohadikusumo agar kembali memimpin TIDAR. Menurutnya, Rahayu telah menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang kuat dan visioner, yang dibutuhkan untuk membawa TIDAR terus berkembang dan berperan aktif dalam pemberdayaan pemuda Indonesia.
Ketua TIDAR Australia, Christian Hansel, menegaskan bahwa alasan di balik ajakannya untuk mendukung Rahayu Saraswati kembali memimpin TIDAR adalah karena berbagai prestasi yang telah diraih organisasi tersebut di bawah kepemimpinan Rahayu Saraswati atau yang biasa disapa Mbak Saras. Ia menyebut, selama masa kepemimpinannya, Rahayu berhasil membawa TIDAR menjadi lebih aktif, inklusif, dan berdampak langsung bagi pengembangan generasi muda Indonesia, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Christian juga meyakini bahwa keberlanjutan kepemimpinan Rahayu akan membawa TIDAR ke level yang lebih tinggi dalam menghadapi tantangan masa depan.
Langkah Rahayu Saraswati dalam memimpin TIDAR tidak hanya berhasil memperluas dan memperkuat jaringan organisasi hingga ke luar negeri, tetapi juga mampu mengukuhkan posisi TIDAR sebagai kekuatan strategis pemuda Indonesia yang kini semakin diperhitungkan, baik di level nasional maupun internasional. Di bawah kepemimpinannya, TIDAR menunjukkan eksistensi yang nyata melalui berbagai program inovatif, kolaborasi lintas negara, dan kontribusi aktif dalam isu-isu kepemudaan global.
Dengan visi yang progresif dan strategi yang terukur, Rahayu Saraswati telah membawa TIDAR melangkah lebih jauh tidak hanya sebagai organisasi sayap Partai Gerindra, tetapi juga sebagai platform kepemimpinan muda yang kompetitif dan berwawasan global. Kepemimpinannya menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk turut ambil bagian dalam membangun bangsa melalui jalur politik yang positif dan inklusif.
Christian Hansel menegaskan, bahwa pembentukan kepengurusan TIDAR di luar negeri bukan sekadar upaya memperluas jaringan organisasi, melainkan merupakan langkah strategis untuk mewadahi aspirasi diaspora Indonesia yang tersebar di berbagai negara. Ia menilai bahwa keterlibatan pemuda Indonesia di luar negeri sangat penting dalam memperkuat peran TIDAR secara global.
“Mbak Saras adalah figur yang tepat untuk melanjutkan kepemimpinan TIDAR. Kami memberikan dukungan penuh karena beliau memiliki visi yang kuat dan komitmen yang nyata untuk membawa TIDAR tumbuh lebih besar, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di panggung internasional,” ujar Christian dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 15 April 2025.
TIDAR Australia mengapresiasi konsistensi Rahayu dalam memperjuangkan isu strategis di berbagai forum internasional, seperti UN Women dan Forum Sosial Ekonomi Dunia. Ia dinilai berhasil menanamkan nilai nasionalisme di kalangan diaspora, menjaga keterhubungan mereka dengan budaya dan identitas Indonesia.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap visi kepemimpinan Rahayu Saraswati, TIDAR Australia menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat konsolidasi pemuda Indonesia di luar negeri. Langkah ini tidak hanya bertujuan memperluas jangkauan organisasi, tetapi juga sebagai upaya strategis dalam membangun konektivitas dan partisipasi aktif diaspora muda Indonesia.
Mereka juga siap mengawal dan menjalankan program-program TIDAR yang selaras dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita, khususnya dalam hal pemberdayaan generasi muda dan penciptaan pemimpin masa depan bangsa.
“Kami percaya, di bawah kepemimpinan Mbak Saras, TIDAR akan berkembang menjadi salah satu pilar utama dalam menyiapkan generasi muda Indonesia yang tangguh, mandiri, dan mampu bersaing secara global,” pungkas Christian.






