Kampiunnews | Kupang – Tiga rumah warga di Desa Tuapanaf, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) hanyut terseret banjir bandang Sungai Noebesi, Sabtu (4/3).
Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto mengatakan, para penghuni rumah selamat. Masyarakat diiimbau agar menjauh dari bibir sungai untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. “Banjir mengerus bibir sungai hingga mencapai rumah warga,” katanya.
Belum diketahui jumlah kerugian akibat musibah tersebut, sedangkan warga yang rumahnya terseret banjir mengungsi ke rumah warga lainnya. “Personil kami sudah di lapangan guna mendata kerugian warga serta mengantisipasi adanya bahaya sebagai dampak meluapnya Sungai Noebesi,” ujarnya.
Sehari sebelumnya, banjir mengakibatkan Jembatan Termanu yang menghubungkan Desa Tuakau, Kecamatan Fatuleu Barat dan Desa Manubelon, Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang putus.
Putusnya jembatan tersebut mengakibatkan transportasi dari Kota Kupang dan kecamatan lainnya di Kabupaten Kupang menuju empat kecamatan di wilayah itu lumpuh total yakni Amfoang Barat Daya, Amfoang Barat Laut, Amfoang Timur dan Amfoang Utara. Sampai Minggu (5/3), akses transportasi menuju empat kecamatan tersebut masih lumpuh.






