Kampiunnews | Kupang – Tokoh masyarakat Lembata sekaligus politisi senior Herman Yosef Loli Wutun menyambut baik munculnya sejumlah figur muda dalam perhelatan Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Lembata pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak November 2024 mendatang.
“Saat ini saya amati ada beberapa nama figur muda, termasuk dari kalangan figur senior potensial yang akan meniatkan diri maju di Pilkada Lembata November 2024. Munculnya sejumlah nama figur baik di internal partai politik maupun di luar partai tentu menjadi hal menarik,” ujar Herman Wutun di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (17/4).
Namun, menurut Ketua Umum Induk Koperasi Unit Desa (Inkud) Indonesia beberapa periode, satu hal prinsip dan penting dipegang figur-figur itu bila kelak mendapat mandat formal masyarakat sebagai bupati-wakil bupati di lewotana, leu awuq (kampung halaman) Lembata lima tahun mendatang yaitu sungguh-sungguh menempatkan kepentingan masyarakat Lembata di atas segala kepentingan kelompok dan golongan.
“Siapapun terpilih nanti memimpin Lembata, satu hal yang perlu menjadi komitmen yaitu harus loyal kepada kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan golongan. Mereka juga harus bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme,” ujar Herman Wutun.
Sejauh ini, sejumlah nama kader internal partai politik di Lembata mencuat masuk dalam bursa Pilkada 2024. Dari Partai Demokrat muncul nama mantan Penjabat Bupati Thomas Ola Langoday dan Imo Wulakada.
Sedangkan dari PDI Perjuangan, muncul nama anggota DPRD NTT Viktor Mado Watun, Wakil Ketua DPRD Lembata Frans Gewura, dan Wakil Ketua Taruna Merah Putih sekaligus chief engineer di Saudi Arabia Marianus Wilhelmus Lawe.
Dari Partai Gerindra mencuat nama Ketua DPC Partai Gerindra Vianey Burin, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Simeon Lake Odel, Partai Golkar Yohanes de Rosari dan Petrus Gero serta, Partai NasDem anggota DPRD NTT Alex Ofong.
Disamping nama nama yang beredar dari kalangan politisi, belakangan muncul tokoh diaspora NTT Paulus Doni Ruing. PDR begitu putra Lewotana ini disapa, dikenal berkecimpung sebagai private insvestment pada startup unicorn Gem Space dan Gem Market di kawasan Eropa.
Keseriusan PDR maju mencalonkan diri di Pilkada Kabupaten Lembata, ditandai safari politik sekaligus mendaftar ke sejumlah partai politik di Kabupaten Lembata.

“Hari ini, saya bersama tim memulai tahapan Pilkada dengan mengetuk pintu partai politik, baik yang memiliki perwakilan di DPRD Lembata atau yang belum mempunyai perwakilan di DPRD Lembata. Sebagai tamu kita mengikuti jadwal dan tahapan normatif yang di persiapkan Parpol,” ungkap PDR kepada Kampiunnews, Selasa (16/4).
Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Lembata mulai 8-30 April 2024 membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada 2024. Pendaftaran berlangsung di Kantor Sekretariat DPD PAN Lembata, Lamahora, Kota Lewoleba, Nubatukan.
Selain memprioritaskan kader internal untuk diseleksi masuk bursa Pilkada Lembata, sejumlah partai juga membuka peluang bagi kandidat dari luar partai. Paulus Doni Ruing dan Marianus Lawe disebut-sebut di internal sejumlah partai. Marianus adalah tokoh muda NTT kelahiran Lembata. Kini, ia merenda karier sebagai kepala kamar mesin (chief engineer) di kapal berbendera asing di perairan Arab Saudi.
Ketua Partai Amanat Nasional Partai Amanat Nasional Lembata Lorens Keraf menyebutkan pembukaan pendaftaran untuk bakal calon kepala daerah merupakan instruksi langsung dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional.
“Informasi yang beredar nama Marianus Wilhelmus Lawe mulai didiskusikan dalam pertemuan internal partai. Kita buka kesempatan untuk siapa saja. Yang bersangkutan (Lawe) tentu juga nanti perlu komunikasi dengan saya sebagai ketua,” kata Lorens, tentang Marianus, Master Marine Engineer (S2) lulusan BP3I Jakarta dan Sarjana Ekonomi jurusan Transportasi Laut Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti, Jakarta.






