KampiunnewsIJakarta – Mungkin ini salah satu alasan mengapa Presiden Joko Widodo sangat konsen akan penggantinya yang bisa melanjutkan progra=program stratefis, salah satunya adalah soal pemindahan ibu kota negara. Belum tentu semua calon akan melanjutkan secara utuh apa yang sudah dikerjakan oleh Jokwi.
Ketua Dewan Pakar Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), Hamdan Zoelva mengatakan, jika pasangan tersebut memenangkan Pemilihan Presiden, maka tidak langsung menghentikan program Ibu Kota Nusantara (IKN), melainkan akan mengkaji ulang pembangunan tersebut.
“Karena ibu kota itu undang-undang, jadi tidak mungkin undang-undang itu dibatalkan menggunakan Perpu (peraturan pemerintah pengganti undang-undang),” kata Zoelva ketika ditanya terkait isu IKN yang sedang digulirkan pada masa kampanye, di Jakarta, dikutip Antara, Kamis (30/11).
“Jadi bukan hanya satu kota, tapi kami menyiapkan 14 daerah untuk dikembangkan,” katanya.
Dewan Pakar Timnas AMIN menyepakati delapan rumusan yang sesuai visi misi, yaitu kemandirian pangan, akses pendidikan dan kesehatan, kesempatan kerja, pemerataan pembangunan, kualitas pembangunan, jaring pengaman sosial, komitmen anti korupsi, dan komitmen anti mafia.






