Kampiunnews | Kupang – Pemerintah Kota Kupang sukses menggelar kegiatan kerja bakti massal bertajuk Kupang Bersinar (Bersih, Indah, dan Asri) yang melibatkan ribuan elemen masyarakat, termasuk ASN, pelajar, mahasiswa, dan warga dari berbagai wilayah. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., turut meninjau langsung pelaksanaan kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan warga.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua sesi, pagi hari pukul 07.00–09.00 WITA bagi sekolah dan perguruan tinggi, serta sore hari pukul 15.00–17.00 WITA bagi ASN dan masyarakat umum. Dimulai dengan apel kendaraan armada DLHK di Alun-Alun Kota Kupang, aksi bersih-bersih kemudian berlangsung serentak di berbagai titik kota.
Wali Kota Kupang mengungkapkan rasa haru dan bangga atas keterlibatan luas masyarakat. “Saya terharu melihat antusiasme hari ini. Terima kasih kepada semua pihak: RT/RW, lurah, camat, guru, siswa, mahasiswa, komunitas, hingga petugas kebersihan. Kupang Bersinar adalah bukti bahwa jika kita bersama, kita bisa menyelesaikan banyak hal,” ujar dr. Christian Widodo.
Wakil Wali Kota Serena C. Francis menyebut kegiatan ini sebagai awal dari langkah nyata Pemerintah Kota Kupang dalam mengatasi persoalan sampah. “Hari ini kita bergerak bersama untuk menumbuhkan kesadaran kolektif. Kebersihan adalah bagian dari identitas kota. Mari kita jaga Kota Kupang agar makin nyaman dan berkembang,” ucapnya.
Wakil Wali Kota turut melepas para mahasiswa yang melakukan kerja bakti di Universitas Nusa Cendana bersama Rektor Undana dan meninjau pelaksanaan di SMPN 20 Kota Kupang. Pada sore harinya, ia juga hadir di Kelurahan Oesapa Selatan dan Naikolan bersama Anggota DPRD Roy Riwu Kaho, berdialog langsung dengan warga mengenai isu lingkungan dan keamanan.
Roy Riwu Kaho mengapresiasi keterlibatan langsung Wakil Wali Kota dalam kegiatan ini. “Persoalan sampah bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat,” tegasnya.
Melalui aksi kolaboratif ini, Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya warga kota dan bagian penting dari identitas perkotaan.
Antonius Jacobus Wungubelen, warga RT 09 RW 03 Kelurahan Oeba yang juga Ketua Wilayah III di Paroki Katedral Kupang, memberikan apresiasi tinggi terhadap gerakan Kupang Bersinar. Tono sapaan lelaki yang juga aktif di Koperasi Merah Putih NTT, menyambut positif langkah Pemerintah Kota Kupang yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Gerakan Kupang Bersinar ini sangat luar biasa. Kami sebagai warga merasa lebih diperhatikan dan diajak terlibat langsung dalam menjaga lingkungan sekitar. Ini bukan hanya soal bersih-bersih, tapi bagaimana menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama untuk mencintai kota ini,” ujar Tono.
Tono berharap kegiatan semacam ini tidak berhenti sebagai seremonial sesaat, melainkan menjadi budaya bersama yang terus berlanjut. “Kami masyarakat Kelurahan Oeba siap mendukung kegiatan serupa ke depannya. Semoga semangat gotong royong seperti ini bisa terus hidup,” tambahnya.
Senada dengan itu, Beni Lapabesi, warga Kelurahan Penfui, turut menyampaikan apresiasinya terhadap gerakan Kupang Bersinar. Ia menilai kegiatan ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga momentum untuk membangkitkan semangat gotong royong yang mulai luntur.
“Ini kegiatan yang luar biasa. Kupang Bersinar membangkitkan semangat kebersamaan yang mungkin selama ini mulai memudar. Kami warga Penfui merasa terpanggil untuk ikut ambil bagian karena bagi kami warga Penfui yang berada di seputaran Bandara El Tari, ini tentang wajah kota kita sendiri,” ujar Beni.
Ia menambahkan bahwa dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, kebersihan Kota Kupang bisa terjaga secara konsisten. “Saya harap kegiatan seperti ini rutin dilakukan, bukan hanya karena momen, tapi sebagai gaya hidup warga kota,” tambahnya.
Melalui gerakan ini, Pemerintah Kota Kupang kembali menegaskan komitmennya menjadikan kebersihan sebagai budaya kota dan bagian penting dari identitas perkotaan, demi mewujudkan kota yang sehat, nyaman, dan berdaya saing.






