Kampiunnews|Tangerang – Seminar Festival Budaya Nusantara 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Multimedia Nusantara (UMN) di Serpong, Tangerang, menghadirkan pemerhati budaya Nusantara Donald Izaac, S.Sos., M.Si. sebagai pembicara.
Dalam paparannya di hadapan civitas akademika UMN, Donald menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga, melestarikan, serta mempromosikan budaya Nusantara di tengah arus globalisasi yang kian deras.
“Kita hidup di era globalisasi, di mana budaya asing dengan mudah masuk dan memengaruhi cara pandang, gaya hidup, serta nilai-nilai kita. Dalam menghadapi tantangan ini, mahasiswa harus menjadi garda terdepan pionir yang berperan aktif melestarikan warisan budaya leluhur,” tegas Donald.
Ia menyebut, mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak pelestarian budaya melalui karya kreatif, kegiatan sosial, dan interaksi komunitas. Melalui semangat dan energi muda, mahasiswa bisa menjadi sumber inspirasi bagi rekan-rekan sebaya dan masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap kekayaan budaya bangsa.
Lebih lanjut, Donald mendorong mahasiswa agar tidak sekadar melestarikan budaya secara simbolik, tetapi juga merumuskan strategi nyata dan berorientasi pada masa depan.
“Strategi pelestarian budaya di era modern ini tidak bisa lagi bersifat defensif. Kita harus mampu beradaptasi, inovatif, dan ofensif dengan memanfaatkan teknologi digital dan tren global untuk promosi budaya bangsa,” ujarnya.
Menurutnya, pelestarian budaya juga berkaitan erat dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 11 (Kota dan Pemukiman Berkelanjutan). Mahasiswa dapat berkontribusi langsung dengan memasukkan unsur budaya dalam proses pembelajaran, serta menjaga warisan budaya sebagai bagian dari identitas kota dan komunitas yang berkelanjutan.
Mengakhiri sesinya, Donald mengajak seluruh civitas akademika UMN untuk mengambil peran aktif dalam menjaga budaya bangsa.
“Mari kita bersama-sama menjadi agen perubahan. Jadilah pionir yang memastikan budaya Nusantara tetap hidup, berkembang, dan lestari untuk generasi mendatang,” pungkasnya.






