Kampiunnews|Jakarta – SMA YPPK Yoanes XXIII Merauke meraih Juara Umum Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 tingkat Kabupaten Merauke.
Sekolah swasta Katolik tersebut berhasil meraih enam gelar juara dari sembilan cabang yang diperlombakan.
Prestasi itu semakin lengkap setelah tiga siswa SMA YPPK Yoanes XXIII berhasil lolos ke kompetisi OSN tingkat nasional. Dua siswa akan berkompetisi pada bidang Ekonomi dan Biologi, sedangkan satu siswa lainnya melaju pada cabang Debat Bahasa Inggris.
Pengamat Sosial dan Pendidikan Dr. Frits Herman Pangemanan, M.Sc mengapresiasi prestasi tersebut.
Menurutnya, capaian itu menunjukkan bahwa generasi muda Papua Selatan memiliki potensi akademik yang mampu bersaing di tingkat nasional.
“Masyarakat Papua Selatan berbangga bahwa para siswa mereka sendiri mampu berkompetisi dalam bidang sains di tingkat nasional. Hal ini akan mengangkat citra Papua di mata bangsa sendiri bahwa pendidikan dan kualitas intelektual di Papua tidak ketinggalan dari wilayah-wilayah lainnya,” ujar Frits.
Menurut Frits, keberhasilan tersebut sekaligus memperlihatkan besarnya potensi intelektual generasi muda Papua Selatan, terutama dalam bidang pendidikan dan sains.
Ia mengatakan, prestasi SMA YPPK Yoanes XXIII telah disampaikannya kepada Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC., dan Ketua Yayasan YPPK Merauke RD. Aloysius Kelbulan. Keduanya menyambut positif dan memberikan apresiasi terhadap pencapaian sekolah tersebut.
Didukung Kelas Unggulan
Frits menilai keberhasilan SMA YPPK Yoanes XXIII tidak terlepas dari penerapan Program Kelas Unggulan yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir.
Program tersebut berjalan berdampingan dengan kelas reguler dan memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan kemampuan siswa, terutama di bidang sains dan teknologi.
“Dengan dedikasi para guru yang mengabdikan diri mereka dengan susah payah pada bidang sains dan teknologi, para siswa SMA Yoanes XXIII mampu berkompetisi dengan SMA-SMA lainnya di Kabupaten Merauke maupun di seluruh Provinsi Papua Selatan,” katanya.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Kolese St. Yoanes XXIII dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi generasi muda Papua Selatan.
Siapkan Program Pre-University
Selain memperkuat prestasi di bidang akademik, Kolese St. Yoanes XXIII juga tengah menyiapkan St. John XXIII Pre-University Foundation, sebuah program persiapan bagi siswa sebelum memasuki perguruan tinggi.
Program ini diperuntukkan bagi lulusan SMA YPPK Yoanes XXIII maupun siswa dari sekolah lain di Provinsi Papua Selatan yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi, baik di dalam negeri maupun luar negeri, termasuk Filipina.
Program tersebut dirancang melalui kerja sama dengan pemerintah daerah untuk mendukung pemanfaatan berbagai peluang beasiswa pendidikan bagi anak-anak asli Papua maupun masyarakat umum di Papua Selatan.
Pre-University Foundation dipimpin Dr. Frits Herman Pangememan, M.Sc., dengan restu Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC.
Frits menjelaskan, program tersebut dirancang selama dua semester dengan tiga pilar utama, yakni Academic Excellence, Global Skills, serta Character and Leadership Formation.
Pada pilar Academic Excellence, peserta akan mendapatkan pembelajaran Logika dan Matematika Dasar, matrikulasi ilmu-ilmu relevan, serta Metodologi Belajar Universitas. Materinya meliputi analisis kuantitatif, logika matematika, teknik mencatat kuliah, membaca jurnal ilmiah, hingga manajemen waktu.
Sementara itu, pilar Global Skills mencakup pembelajaran bahasa Inggris tingkat lanjut, literasi digital, coding, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), bahasa Mandarin, serta keterampilan penelitian dan penyusunan karya ilmiah.
Adapun Character and Leadership Formation diarahkan pada pembentukan karakter dan kepemimpinan melalui penghayatan nilai dasar serta spiritualitas Kolese St. John XXIII.
Program tersebut mengembangkan konsep Pentagonal dan Multigonal Values yang menekankan moral dasar, etika Kristiani, serta nilai-nilai yang diinspirasi spiritualitas Paus Yohanes XXIII.
Frits berharap Pre-University Foundation dapat menjadi salah satu wadah untuk mempersiapkan generasi muda Papua Selatan agar mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan memiliki kompetensi untuk bersaing di tingkat nasional maupun global.
Program tersebut direncanakan mulai beroperasi tahun ini dengan dukungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan.







