Kampiunnews|Kupang – Dalam delapan bulan pertama kepemimpinan Wali Kota Kupang Dr. Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Seren C. Francis sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kota Kupang mencatat berbagai capaian strategis di bidang tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, hingga kinerja fiskal daerah. Berbagai penghargaan nasional dan peningkatan kepercayaan publik menjadi penanda awal komitmen pemerintah dalam mewujudkan Kota Kupang yang toleran, inklusif, dan berdaya saing.
Capaian tersebut disampaikan Wali Kota Kupang, Christian Widodo, saat memimpin Apel Awal Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Kupang, Senin (5/1). Apel tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Kupang, Staf Ahli Wali Kota, para Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah, Kepala UPT, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Kupang.
Dalam arahannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kesiapan seluruh ASN yang kembali melaksanakan tugas setelah libur Natal dan Tahun Baru. Ia menekankan pentingnya profesionalisme, disiplin, dan kesungguhan dalam menjalankan tanggung jawab sebagai abdi negara.
“Kalau libur, liburlah dengan serius. Kalau sudah masuk kerja, maka bekerjalah dengan serius. Setiap hal yang kita lakukan harus dilakukan dengan penuh fokus,” tegasnya.
Wali Kota Kupang kemudian memaparkan berbagai capaian Pemerintah Kota Kupang sepanjang tahun 2025, khususnya dalam delapan bulan pertama masa kepemimpinannya, yang menurutnya merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah. Sejumlah prestasi yang berhasil diraih antara lain masuk 10 besar Indeks Kota Toleran, penghargaan Cita Kota Damai dan Inklusif, serta predikat Kota Terbaik Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dari Bank Indonesia yang diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia.
Selain itu, Pemerintah Kota Kupang juga menerima penghargaan dari Bappenas atas progres perencanaan pembangunan tertinggi, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melampaui target hingga lebih dari 100 persen, serta peringkat terbaik dalam pengelolaan transfer daerah se-Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Wali Kota juga menyampaikan hasil survei kepuasan publik yang dilakukan oleh Visipol Universitas Nusa Cendana (Undana), yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat sebesar 80,1 persen terhadap kinerja kepemimpinan Pemerintah Kota Kupang dalam delapan bulan pertama masa jabatan.
“Capaian ini bukan untuk membuat kita berpuas diri atau sombong, tetapi menjadi motivasi agar pada tahun 2026 kita dapat bekerja lebih baik lagi,” ujarnya.
Memasuki tahun 2026, Wali Kota Kupang menegaskan tiga fokus utama yang harus menjadi perhatian seluruh ASN. Pertama, fokus pada pelaksanaan program kerja sesuai rencana yang telah ditetapkan. Untuk memastikan hal tersebut, Pemerintah Kota Kupang akan melaksanakan evaluasi dan rapat lintas sektor secara rutin setiap bulan guna menjaga sinergi dan efektivitas kinerja.
Kedua, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi publik. Wali Kota meminta setiap perangkat daerah memiliki dan mengelola akun media sosial resmi untuk menyampaikan informasi serta mempublikasikan kinerja kepada masyarakat.
“Kita bisa bekerja dengan baik, tetapi jika tidak disampaikan kepada publik, masyarakat bisa mengira kita tidak bekerja. Cara menyampaikan hasil kerja itu sangat penting,” jelasnya.
Ketiga, Wali Kota menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan persatuan di lingkungan kerja. Ia mengingatkan seluruh ASN untuk menghentikan praktik-praktik yang berpotensi memecah kebersamaan, termasuk pembentukan kelompok, faksi, atau kubu internal yang tidak produktif, dan sebaliknya membangun suasana kerja yang sehat, profesional, dan saling menghargai.
“Kita semua adalah satu keluarga besar ASN Pemerintah Kota Kupang. Kita bekerja dengan tujuan yang sama, yaitu melayani masyarakat,” pesannya.
Menutup arahannya, Wali Kota Kupang mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan integritas, serta menjadikan pekerjaan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan generasi mendatang.
“Saya yakin Bapak dan Ibu semua sudah dewasa dan memahami tanggung jawab masing-masing. Mari kita awali tahun 2026 dengan semangat baru dan kerja yang lebih fokus,” pungkasnya.






