Kampiunnews | Kupang – Tim SSB Bintang Timur Atambua (BeTA) akhirnya keluar sebagai juara pada ajang Piala Pelajar Soeratin U-17 NTT tahun 2024 di Kupang, Jumat (23/11), setelah mengalahkan tuan rumah Persekota Koepang dengan skor 2-1. Keberhasilan ini menandai pencapaian luar biasa bagi BeTA, yang telah menunjukkan performa konsisten sepanjang turnamen, berkat kombinasi antara strategi cerdas, teknik bermain yang mumpuni, dan semangat juang yang tinggi dari para pemain.
Sementara tempat ketiga diraih oleh Pendatang Baru yang Tiara Nusa FC Manggarai Timur, setelah mengalahkan Persena Nagekeo lewat drama adu penalti dengan skor 3-2, setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal. Tiara Nusa, yang tampil mengejutkan sepanjang turnamen, menunjukkan bahwa mereka layak diperhitungkan di kancah sepak bola junior NTT.
Laga final antara BeTA dan Persekota Koepang berlangsung sengit sejak kick-off. Persekota Koepang, yang mendapat dukungan supporter yang memenuhi Stadion Oepoi, tampil superior di awal pertandingan. Racikan pelatih gaek Anton Kia ini nampak sangat percaya diri, dengan strategi ofensif yang diusungnya. Anton Kia memainkan empat gelandang untuk mengantisipasi kreator serangan yang digalang trio gelandang Bintang Timur, yaitu Gerarld, Jojo, dan Tiar. Tekanan bertubi-tubi dari Persekota Koepang dapat diantisipasi oleh pemain-pemain BeTA yang telah memiliki jam terbang di level nasional, berkat pengalaman berharga mereka di berbagai kompetisi.
Galang Ramadhan akhirnya merobek gawang Persekota lewat tendangan jarak jauh yang tak mampu diantisipasi penjaga gawang Persekota. Gol kedua BeTA lahir dari gelandang elegan Gerald Satria Bili, yang dikenal berkat prestasinya bersama BeTA dan ISA Academy, di mana mereka berhasil membawa tim pelajar Indonesia juara Festival Bola di Barcelona. Kedudukan 2-0 bertahan hingga wasit Frans Sabon meniup peluit berakhirnya babak pertama.
Memasuki babak kedua, Anton Kia melakukan rotasi, dan masuknya beberapa pemain di lini tengah cukup berhasil merubah skor menjadi 2-1. Gol spektakuler Persekota tercipta dari tendangan jarak jauh yang memperlihatkan kemampuan individu pemain yang patut diacungi jempol. Meskipun Persekota berusaha keras untuk menyamakan kedudukan, pertahanan kokoh BeTA berhasil menahan gempuran hingga peluit akhir dibunyikan.
Manajer BeTA, Fhito Francis, mengapresiasi capaian yang dilalui anak asuhnya. “Hasil ini kita jadikan kado 11 tahun SSB Bintang Timur Atambua yang berulang tahun pada tanggal 21 November,” ujar Fhito, menambah makna dari kemenangan ini.

Dalam laga tersebut, tak hanya kerabat pemain yang hadir ke stadion sebagai bentuk dukungan, tetapi ada juga CEO Bintang Timur, Serena Francis, yang terlihat di lapangan untuk menyaksikan laga final itu. Serena mengungkapkan bahwa para pemain BeTA di Piala Soeratin U-17 ini sudah bisa bermain di atas rata-rata untuk usia mereka yang masih muda. “Permainan mereka di atas rata-rata. Pertandingan berjalan sportif dan seru. Meskipun Persekota langsung menekan di babak awal, berkat pengalaman bertanding, anak-anak BeTA mampu keluar dari tekanan. Tim ini terakhir sebagai finalis putaran nasional Piala RRI di Jakarta, ini menjadi modal bagi pembentukan mental bertanding anak-anak kami,” ungkap calon Wakil Walikota Kupang tersebut.
Disamping menggondol piala bergilir dan piala tetap, BeTA melengkapi pencapaian mereka dengan trofi top skor yang diraih oleh Marco Tilman serta pemain terbaik atas nama Gilang Ramadhan.
Berikut adalah rekap hasil laga final Piala Soeratin U-17 NTT:
Juara: Bintang Timur Atambua
Peringkat Kedua: Persekota Koepang
Peringkat Ketiga: Tiara Nusa
Pemain Terbaik: Galang Ramadhan (Bintang Timur Atambua)
Pencetak Gol Terbanyak: Marco Tilman (Bintang Timur Atambua) – 7 gol.






