Kampiunnews I Jakarta – Negeri Ini Ganjar dan Mahfud MD sudah lama tersimpan di memori kita. Mereka menghampiri kita karena rekam jejak, karena kerja-kerja kebaikan yang selama ini mereka torehkan. Bukan karena lain hal. Barangkali itulah yang membuat publik begitu antusias ketika mendengar kedua sosok ini secara resmi bersanding. Banyak orang bergembira, karena di benak mereka sudah terbayang seperti apa bangsa ini di tangan kedua sosok ini nantinya. Gambaran itu juga makin diperjelas saat acara deklarasi dukungan pemuda untuk Ganjar-Mahfud di gedung arsip, Jakarta, semalam. Bagaimana gagasan mereka untuk mengatasi persoalan bangsa benar-benar jelas. Dari mulai perlawanan korupsi, nepotisme, penegakan hukum yang adil, hingga bagaimana menumbuhkan ekonomi baru, dan lain-lain. Acara itu rasanya sekaligus juga untuk menguji seberapa chemisty-nya mereka. Dan ternyata Ganjar dan Mahfud benar-benar pasangan yang kompak dan saling melengkapi. Mereka saling bergantian menjawab pertanyaan yang datang dari anak-anak muda. Ganjar Pranowo telah memilih pasangan yang benar-benar satu irama, punya pandangan dan visi misi yang sama. Tidak ada yang meragukan integritas Mahfud MD. Sepak terjangnya, dan keberanian-keberaniannya punya tempat tersendiri di hati rakyat. Bahkan kabarnya ia juga pernah ditawari cawapres oleh kubu calon lain. Namun ternyata ia lebih nyaman berjalan bersama Ganjar, mungkin karena cocok, atau karena keduanya dipertemukan dalam simpul perjuangan yang sama dalam membela dan menjunjung hak-hak masyarakat lemah. Keduanya memang sama-sama dekat dengan rakyat. Bukan hanya secara fisik, namun juga pemikiran-pemikirannya yang selama ini terlihat dari rekam jejak mereka di jalur pengabdian masing-masing. Ganjar misalnya, saat menjabat gubernur, ia menciptakan sekolah asrama gratis, bahkan satu-satunya di Indonesia. Tujuannya jelas agar siswa dari keluarga kurang mampu memiliki hak yang sama dalam mendapatkan pendidikan yang layak. Ganjar yakin salah satu cara untuk menaikkan derajat dan martabat rakyat adalah dengan memberikan pendidikan yang layak. Gagasan ini pula lah yang kelak akan diterapkan secara nasional. Begitupun dengan Mahfud MD, uluran tangannya untuk membantu masyarakat kecil yang mendapat ketidakadilan dalam persoalan hukum bukan cerita baru lagi. Ia antara lain pernah membebaskan seorang dosen di Aceh yang dijatuhi hukuman hanya karena mengkritik kampusnya, dan banyak cerita lain yang lahir dari tokoh berdarah Madura ini. Rekam jejak adalah bukti, sebab disanalah konsistensi berpijak. Aku dan mungkin juga anda pada akhirnya tidak berhenti berharap agar mereka tetap berada di jalur pengabdian, untuk terus berada di sisi rakyat. Salam, Sobar Harahap
Trending
- Bhayangkara FC Comeback Dramatis, Tekuk PSIM Yogyakarta 2-1 di Lampung
- Prabowo Terima Laporan Penertiban IUP di Kawasan Hutan, Pemerintah Siap Eksekusi
- Batam Kian Kokoh sebagai Hub Digital Asia Tenggara, Investasi Data Center Rp40 Triliun Mengalir
- Dibiarkan Hancur, Jalan di Kalipare Disulap Warga Jadi Kebun Pisang
- Wapres Gibran Akan Buka Forum Nasional Perempuan Indonesia 2026
- Pemkot Kupang Hasilkan 108 Keputusan Strategis dalam Rapat Lintas Sektor
- Drama Perempat Final Liga Champions: Bayern Singkirkan Madrid, Arsenal Lolos ke Semifinal
- Prabowo–Macron Bahas Kerja Sama Strategis, Presiden RI Tiba di Tanah Air Usai Lawatan ke Rusia dan Prancis






