Kampiunnews | Kupang – Bintang Timur Atambua (BeTA) berhasil mengamankan poin penuh saat berhadapan dengan Perse Ende di laga perdana Liga 4 El Tari Memorial Cup (ETMC) Kupang 2025. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Oepoi Kupang, Selasa, 4 Maret 2025, berjalan sengit dengan jual beli serangan sepanjang laga yang berlangsung selama 2 x 45 menit.
Babak Pertama: Perse Ende Unggul Lewat Tendangan Bebas
Petaka menimpa tim Macan Batas pada menit ke-38, ketika tim asuhan Ovik Mau harus bermain dengan 10 pemain setelah pemain bertahan BeTA melakukan technical foul. Wasit Frans Sabon asal Flores Timur langsung mengeluarkan kartu merah untuk pemain BeTA yang melakukan pelanggaran keras.
Pelanggaran tersebut mampu dikonversi menjadi gol melalui tendangan bebas Adi Atep, pemain senior Perse Ende. Skor 1-0 untuk Perse Ende bertahan hingga babak pertama berakhir.
Babak Kedua: BeTA Bangkit dan Comeback Gemilang
Memasuki babak kedua, Macan Batas Atambua tampil lebih agresif dengan mengandalkan permainan bola pendek yang dikomandoi oleh jenderal lapangan tengah Crespo Hale.
Gol pembuka BeTA tercipta dari umpan lambung sempurna yang dikirim Crespo Hale dan berhasil dimanfaatkan oleh striker mereka, Tino Araujo. Tino melepaskan diri dari kawalan pemain belakang Perse Ende dan menyundul bola ke sisi kanan gawang, mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Hanya berselang lima menit, BeTA kembali mencetak gol kedua setelah kiper Perse Ende gagal mengantisipasi bola dengan sempurna. Tino Araujo kembali menjadi pahlawan dengan ketenangannya dalam menyontek bola ke gawang Perse Ende, mengubah skor menjadi 2-1.
Menjelang akhir laga, BeTA memastikan kemenangan dengan gol ketiga melalui serangan balik cepat. Kembali Crespo Hale kembali menjadi momok bagi Perse Ende. Pemain yang juga anggota Bayangkara itu berperan dengan memberikan umpan akurat ke lini depan. Inocensius Ati berhasil memanfaatkan peluang ini dengan sundulan cerdik yang melewati penjaga gawang Perse Ende. Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Kemenangan yang diraih atas Perse Ende menjadi modal berharga bagi Bintang Timur Atambua untuk menghadapi dua laga tersisa di Grup D.
“Ini modal yang baik. Selanjutnya kita harus tetap fokus dan mempersiapkan yang terbaik,” kata Manajer BeTA, Fhito Benejiro Francis, usai pertandingan.
Menurut Fhito, di awal laga pemain BeTA sempat ragu dalam mengambil inisiatif serangan, menyebabkan permainan mereka kurang berkembang dan monoton. Para pemain tampak tegang, sehingga kehilangan pola permainan.
Namun, memasuki babak kedua, meskipun harus bermain dengan 10 pemain, anak-anak Macan Batas mulai menemukan ritme permainan dan tampil lebih percaya diri dalam menguasai bola.
“Semangat dan kerja keras tim untuk meraih kemenangan di laga perdana ini tak lepas dari kontribusi semua pemain dan tim official,” tambah Fhito yang sempat belajar di Marseille, Prancis.
Pelatih BeTA, Ovik Mau, turut bersyukur atas kemenangan ini, tetapi ia mengingatkan bahwa perjalanan masih panjang. Ia meminta anak asuhnya untuk tetap rendah hati dan tidak cepat puas karena lawan-lawan berikutnya akan semakin sulit.
“Yang pasti kita di sini demi membawa nama Atambua. Kita terus berharap doa dan dukungan masyarakat dan pecinta BeTA agar mendapat hasil maksimal,” ujar Ovik.
BeTA akan menghadapi dua pertandingan penting di Grup D, yang akan menentukan langkah mereka menuju fase berikutnya. Tim pelatih berencana melakukan evaluasi agar tim bisa tampil lebih solid di laga-laga mendatang.
Hasil Laga Lain dan Klasemen Grup D
Pada laga sebelumnya di Grup D, pertandingan antara Sergio FC Malaka vs BMU Alor Pantar berakhir dengan skor imbang 0-0. Kedua tim memulai pertandingan dengan tempo lambat.
Memasuki babak kedua, Sergio FC langsung mengambil inisiatif menyerang, memberikan tekanan kepada lini pertahanan BMU Alor Pantar. Namun, penjaga gawang BMU tampil gemilang dan berhasil menggagalkan beberapa peluang berbahaya.
Dengan hasil pertandingan ini, Bintang Timur Atambua memimpin klasemen Grup D, disusul oleh Sergio FC dan BMU Alor Pantar yang masing-masing mengoleksi 1 poin, sementara Perse Ende harus puas di posisi terbawah.
Dengan hasil ini, BeTA berada di jalur yang tepat untuk lolos ke fase berikutnya, sementara Perse Ende harus bekerja keras di laga selanjutnya untuk menjaga peluang mereka di turnamen ini.
Klasemen Sementara Grup D ETMC Kupang 2025
- Bintang Timur Atambua – 3 poin (+2 selisih gol)
- BMU Alor Pantar – 1 poin (0 selisih gol)
- Sergio FC – 1 poin (0 selisih gol)
- Perse Ende – 0 poin (-2 selisih gol)
Klasemen Sementara Grup C ETMC Kupang 2025
- Tiara Nusa Manggarai Timur – 3 poin (+2 selisih gol)
- Persena Nagekeo – 1 poin (-1 selisih gol)
- Persada Sumba Barat Daya – 1 poin (-1 selisih gol)
- Flores United Ende – 0 poin (-2 selisih gol)






