Kampiunnews|Jakarta – Kota Kupang kembali mencatat prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo bersama Wakil Wali Kota Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., Kota Kupang berhasil mempertahankan predikat Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Terbaik I kategori kota wilayah Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua (Nusampua) selama dua tahun berturut-turut, 2025 dan 2026.
Penghargaan TP2DD 2026 diumumkan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) P2DD yang menjadi bagian dari pembukaan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit and Expo (FEKDI x IFSE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Capaian tersebut memperkuat rekam jejak Kota Kupang dalam mendorong elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi, serta pengembangan layanan keuangan digital.
Prestasi TP2DD menjadi salah satu capaian yang menonjol dalam kepemimpinan Christian Widodo dan Serena Cosgrova Francis. Sebelumnya, Kota Kupang meraih TP2DD Terbaik II pada 2023, kemudian naik menjadi Terbaik I pada 2024 dan kembali mempertahankan posisi tersebut pada 2025 serta 2026.
Di luar sektor digitalisasi daerah, Kota Kupang juga mencatat dua penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri pada 17 September 2026.
Kota Kupang meraih Terbaik III kategori Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan tingkat kota serta Terbaik II kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah tingkat kota untuk wilayah regional Maluku dan Nusa Tenggara. Atas capaian tersebut, Kota Kupang memperoleh dukungan pemerintah pusat berupa insentif fiskal dan alokasi 250 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Deretan capaian tersebut menunjukkan bahwa perhatian Pemerintah Kota Kupang tidak hanya diarahkan pada transformasi digital, tetapi juga menyentuh sektor pelayanan dasar masyarakat.
Digitalisasi untuk Pelayanan Publik
Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo mengatakan, mempertahankan sebuah prestasi justru menghadirkan tanggung jawab yang lebih besar. Menurutnya, penghargaan harus menjadi pemacu untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Mempertahankan lebih sulit daripada meraih. Karena itu, penghargaan ini harus menjadi dorongan untuk meningkatkan standar kerja dan memastikan digitalisasi benar-benar membuat pelayanan publik lebih mudah, cepat, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar dr. Christian.
Bersama Serena Cosgrova Francis, Pemerintah Kota Kupang terus mengarahkan transformasi digital bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi sebagai bagian dari pembenahan tata kelola pemerintahan.
Sejumlah langkah dilakukan melalui penguatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi, serta pengembangan layanan seperti BARONDA atau Bayar Pajak Online Daerah.
Digitalisasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi dan akuntabilitas sekaligus memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses layanan pemerintah.
“Kita tidak sekadar memindahkan pelayanan dari meja ke layar. Yang kita bangun adalah cara baru pemerintah melayani, lebih sederhana, lebih cepat, lebih transparan, dan semakin dekat dengan masyarakat,” kata Christian.
Bagi Pemerintah Kota Kupang, berbagai penghargaan tersebut tidak ditempatkan sekadar sebagai pencapaian administratif. Ukuran keberhasilan tetap diarahkan pada manfaat yang dirasakan masyarakat.
Christian menegaskan, keberhasilan pembangunan membutuhkan kerja bersama antara pemerintah daerah, perangkat daerah, Bank Indonesia, perbankan, pelaku usaha dan masyarakat.
“Kita apresiasi capaian ini, tetapi setelah penghargaan, pekerjaan kita justru semakin besar. Ukuran akhirnya bukan penghargaan, melainkan seberapa jauh masyarakat merasakan manfaat dari perubahan yang kita lakukan,” tegasnya.
Ke depan, Pemerintah Kota Kupang akan melanjutkan transformasi digital dengan memperluas transaksi non-tunai, meningkatkan literasi digital masyarakat, mendukung UMKM, memperkuat integrasi layanan, serta meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
Dengan capaian di bidang digitalisasi, kesehatan dan perumahan, Pemerintah Kota Kupang di bawah kepemimpinan Christian Widodo dan Serena Cosgrova Francis terus menempatkan peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai bagian dari agenda pembangunan kota.







