Kampiunnews|Kupang – Lanjutan Liga 4 NTT El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIII 2025 berlangsung di Stadion Oepoi, Kupang, pada Kamis, 6 Maret 2025. Dalam pertandingan Grup F, dua laga menarik tersaji, yaitu Putra Oesao yang berhadapan dengan Persami Maumere, serta Citra Bakti Ngada yang melawan PSK Kupang.
Pertandingan antara Putra Oesao FC dan Persami Maumere berakhir dengan kemenangan telak 4-0 untuk Persami Maumere. Didukung oleh supporter setianya, Ultras Persami, yang mengenakan kostum serba hitam, tim Persami tampil sangat dominan. Di babak pertama, mereka berhasil unggul 3-0 berkat permainan agresif dan koordinasi yang baik di lini depan. Lemahnya pertahanan Putra Oesao membuat para penyerang Persami leluasa mencetak gol.
Memasuki babak kedua, kedua tim tampak bermain dengan tempo yang lebih lambat. Namun, Persami tidak mengendurkan serangan mereka dan berhasil menambah gol di menit ke-89, menutup pertandingan dengan skor 4-0.
Di laga lainnya, pendatang baru Citra Bakti Ngada memulai debutnya dengan gemilang, meraih kemenangan impresif 4-0 atas PSK Kupang. Diperkuat oleh sejumlah mantan pemain PSN Ngada, seperti Rein Milo dan kawan-kawan, Citra Bakti langsung mengambil inisiatif menyerang sejak wasit meniup pluit awal. Tiga gol berhasil dicetak oleh Citra Bakti di babak pertama, menunjukkan dominasi mereka di lapangan. Gol pamungkas tercipta di babak kedua, menambah keunggulan dan menandai debut yang sangat mengesankan bagi tim baru ini. Kemenangan ini menempatkan Persami Maumere dan Citra Bakti Ngada memimpin klasemen grup.
Dengan hasil ini, Grup F semakin memanas, dan para penggemar sepak bola di NTT semakin antusias menantikan pertandingan-pertandingan selanjutnya dalam El Tari Memorial Cup XXXIII.
Grup G dalam Liga 4 NTT El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIII 2025, yang dihuni oleh tim tuan rumah Persekota, PS Malaka, Persap Alor, dan Persim Manggarai, baru saja memainkan laga perdana mereka.
Salah satu pertandingan yang paling dinanti oleh masyarakat sepak bola NTT adalah duel antara Persekota dan PS Malaka.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menyaksikan langsung laga seru antara Persekota Kupang dan PS Malaka di Stadion Oepoi Kupang. Kehadiran kedua pemimpin daerah ini tidak hanya menambah semarak pertandingan, tetapi juga menunjukkan komitmen mereka terhadap perkembangan olahraga, khususnya sepak bola, di wilayah Kota Kupang.
Dengan mengenakan jersey ungu yang menjadi ciri khas tim Persekota, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang memberikan dukungan penuh kepada tim kesayangan mereka. Sorak-sorai dan semangat yang ditunjukkan oleh keduanya mencerminkan harapan Pemerintah Kota Kupang untuk mendorong prestasi olahraga lokal serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga.
Kehadiran dr.Christian dan Serena Francis yang dikenal sebagai Manejer sepak bola perempuan yang pernah menggawangi tim Bintang Timur Atambua, juga menegaskan pentingnya sportivitas dan persatuan dalam dunia olahraga. Mereka berharap bahwa dengan dukungan yang kuat dari pemerintah dan masyarakat, sepak bola di NTT dapat terus berkembang dan melahirkan talenta-talenta muda yang berpotensi. Semangat ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk aktif berpartisipasi dalam olahraga, serta menjadikan sepak bola sebagai sarana untuk mempererat hubungan antarwarga dan membangun kebanggaan daerah.
Pertandingan yang berlangsung sengit ini berakhir dengan skor imbang 1-1. PS Malaka membuka keunggulan lebih dulu melalui aksi gemilang Ricko Bria yang mencetak gol pada menit ke-9. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama, karena Persekota segera merespons dengan cepat. Oskarius Ghale menjadi pahlawan bagi tim tuan rumah dengan menyamakan kedudukan, membuat suasana di Stadion Oepoi semakin memanas.
Memasuki babak kedua, Persekota menunjukkan dominasi dalam penguasaan bola dan terus melancarkan serangan. Namun, kokohnya pertahanan PS Malaka membuat mereka kesulitan untuk mencetak gol tambahan. Meskipun berbagai upaya dilakukan, termasuk beberapa peluang emas, skor 1-1 tetap bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.
Di laga kedua Grup G, seharusnya berlangsung pertandingan antara Persap Alor dan Persim Manggarai. Namun, laga ini terpaksa ditiadakan karena Persim Manggarai mengundurkan diri dari kompetisi. Mundurnya tim tersebut diumumkan melalui surat resmi dari Askab PSSI Manggarai kepada panitia penyelenggara. Grup G kini hanya diisi oleh tiga tim: Persekota Kupang, PS Malaka, dan Persap Alor.
Dengan hanya tiga tim yang tersisa, persaingan semakin ketat. Ketiga tim kini harus berjuang keras untuk meraih posisi juara dan runner-up agar dapat lolos ke fase knock-out, sementara satu tim akan tersisih dari kompetisi. Atmosfer kompetisi semakin memanas, dan para penggemar sepak bola di NTT sangat menantikan aksi-aksi seru dari tim-tim kesayangan mereka di laga-laga mendatang.
Klasemen Sementara Grup F:
- Persami Maumere – 3 poin (+4 selisih gol)
- Citra Bakti Ngada – 3 poin (+4 selisih gol)
- PSK Kupang – 0 poin (-4 selisih gol)
- Putra Oesao – 0 poin (-4 selisih gol)
Klasemen Sementara Grup G:
- Persekota Kupang – 1 poin (0 selisih gol)
- PS Malaka – 1 poin (0 selisih gol)
- Persap Alor – 0 poin (0 selisih gol)






