Kampiunnews | Sumut – Setelah menjadi tuan rumah MotoGP Mandalika 2022 pada 18-20 Maret 2022 lalu di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tahun ini balapan bergengsi F1 Powerboat (F1H2O) World Championship 2023 digelar di Danau Toba, Sumatera Utara, tepatnya pada 24-26 Februari 2023 lalu.
F1 Powerboat World Championship 2023 yang digelar oleh Union Internationale Motonautique (UIM) ini diikuti 10 tim dengan 20 pembalap.
Dalam satu musim kejuaraan dilaksanakan delapan seri balap, dengan seri pertama tahun 2023 digelar di Danau Toba, Indonesia.
Setelah Indonesia, seri selanjutnya akan digelar di Tiongkok.
Olahraga bergengsi berskala internasional yang dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo dan beberapa pejabat tinggi negara tersebut bukan semata-mata ajang balap bergengsi, namun juga sebagai upaya Indonesia untuk mengembalikan kondisi perekonomian dan pariwisata usai dihantam pandemi Covid-19.
Antusiasme masyarakat terlihat begitu besar untuk menyaksikan langsung lomba balap F1 Powerboat ini.
Masyarakat melakukan berbagai cara agar bisa menonton dan menyaksikan langsung para pebalap beraksi.
Salah satu buktinya adalah seluruh penginapan di Kota Balige terisi penuh, mulai dari hotel hingga homestay, bahkan rumah penduduk.
Meningkatnya arus wisatawan domestik mengunjungi kawasan wisata Danau Toba untuk menyaksikan F1 Powerboat, secara tidak langsung ikut menghidupkan kembali perekonomian masyarakat setempat.
Tak hanya hotel dan penginapan, restoran juga ikut mengalami dampak positif dari F1 Powerboat.
Peningkatannya sangat tinggi selama tiga hari event F1 Powerboat digelar.
Berdasarkan data yang diperoleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), dampak ekonomi dari F1 Powerboat diperkirakan mencapai angka 300 miliar rupiah dengan target kunjungan wisatawan hingga 25.000 orang.
Indonesia patut berbangga telah sukses menyelenggarakan Kejuaraan Dunia Powerboat di Danau Toba.
Tentu hal ini tidak lepas dari peran pemerintah, khususnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) serta tentunya masyarakat setempat serta wisatawan yang telah ikut serta menyukseskan ajang bergengsi ini.
Sementara menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meminta suksesnya pelaksanaan kompetisi balap kapal cepat F1 Powerboat di kawasan Danau Toba perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas produk pelaku UMKM, terutama dari subsektor kriya melalui inovasi, adaptasi, dan kolaborasi yang baik dengan berbagai pihak.
“Saya yakin dengan F1 Powerboat dan pemberdayaan UMKM, kami bisa menciptakan banyak peluang usaha dan lapangan kerja akan terbuka, sehingga kesejahteraan masyarakat (Toba) meningkat,” kata dia lewat keterangan persnya, beberapa waktu lalu.
Terlebih, kata Sandiaga, Kabupaten Toba telah ditetapkan sebagai Kabupaten Kreatif melalui kurasi dari program Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif).
“Menurut saya, produk-produk yang sudah terkurasi ini, kualitasnya sudah memenuhi standar ekspor. Jadi, jika kualitas ini semakin kami tingkatkan ke depan, (Balige) bisa (terpilih) menjadi (bagian dari) Unesco Creative Cities Network,” ujarnya.

Di gelaran F1 Powerboat Danau Toba ini Bertek Marszalek asal Polandia jadi kampiun.
Posisi kedua menjadi milik Sami Selio dari tim Sharjah dan posisi ketiga diraih Erik Stark dari tim Victory.
Semoga dengan ajang olahraga bergengsi ini, perekonomian Indonesia berangsur-angsur pulih. [Red/Tio]






