Kampiunnews | Kupang – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 2, Emanuel Melkiades Laka Lena-Johanis Asadoma, unggul sementara dalam Pilkada 2024, berdasarkan hitung cepat atau quick count sementara dari Charta Politika. Hasil ini menunjukkan bahwa pasangan Melki-Johanis berhasil mengumpulkan 37,56% suara, mengungguli kedua pasangan lainnya yang juga berlaga dalam pemilihan tersebut.
Data yang dihimpun hingga pukul 19.24 WIB menunjukkan bahwa pasangan Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto berada di posisi kedua dengan perolehan suara sebesar 31,96%. Sementara itu, pasangan Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu mengikuti di belakang dengan 30,48%. Dengan jumlah suara yang masuk mencapai 94,00% pada waktu tersebut, tren ini memberikan gambaran awal yang positif bagi pasangan Melki-Johanis.
Dalam suasana penuh harapan, Melkiades Laka Lena dan Yohanis Asadoma (Melki-Johni) kemudian mendeklarasikan kemenangan mereka dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT 2024. Deklarasi tersebut berlangsung di kantor DPD Golkar NTT, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk anggota DPR RI dari Partai Demokrat, Anita Jacoba Gah, serta seluruh pimpinan partai pengusung di tingkat provinsi. Keduanya didampingi oleh pasangan hidup mereka, Mindriyati Astiningsih dan Vera Christina Sirait, yang menambah nuansa kebahagiaan dalam momen bersejarah tersebut.
“Puji Tuhan atas terselenggaranya Pilkada 2024 NTT yang berjalan dengan lancar. Saya sampaikan terima kasih kepada seluruh rakyat NTT karena sudah memberikan suaranya untuk kami,” ungkap Melki dengan penuh rasa syukur saat konferensi pers di Kantor DPD Golkar NTT. Pernyataan ini mencerminkan rasa syukur dan penghargaan yang mendalam terhadap dukungan masyarakat.
Melki menambahkan, “Dengan total suara masuk yang sudah masuk, secara metodologis, saya telah memeriksa di beberapa lembaga survei, dan mereka menyatakan bahwa dengan selisih angka yang ada, kami sudah bisa dinyatakan memenangi Pilgub NTT.”
Pasangan Melki-Johni diusung oleh sembilan partai politik, yakni Golkar, Gerindra, Demokrat, PAN, PPP, PSI, Perindo, Partai Gelora, dan PKN, yang menunjukkan dukungan luas dari berbagai elemen politik. Di sisi lain, pasangan Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto didukung oleh empat partai politik, yaitu PDI Perjuangan, Hanura, Partai Buruh, dan PBB. Sementara itu, pasangan Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu mendapat dukungan dari tiga partai, yaitu Nasdem, PKS, dan PKB.
Dengan hasil yang sementara ini, fokus kini tertuju pada langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil oleh pasangan Melki-Johanis dalam mengimplementasikan visi dan misi mereka untuk NTT, serta harapan agar proses pemilihan selanjutnya berjalan dengan damai dan demokratis.






