Kampiunnews | Atambua – Masyarakat Atambua berkumpul dengan penuh semangat di tugu perbatasan Kota Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu sore, 24 November 2024. Dengan antusiasme yang membara, mereka menyambut kedatangan tim kebanggaannya yang dikenal dengan julukan Macan Batas. Suasana haru dan suka cita meliputi seluruh area, menciptakan momen bersejarah yang tak akan terlupakan bagi warga kota.
Skuad Bintang Timur Atambua U-17 baru saja mencatatkan prestasi gemilang dengan menjuarai Piala Suratin Zona NTT untuk pertama kalinya sejak Sekolah Sepak Bola (SSB) BeTA berdiri. Kemenangan ini diraih setelah mereka berhasil mengalahkan Persekota Koepang dengan skor 2-1 di laga final yang berlangsung di Stadion Oepoi, Kupang, pada Jumat malam, 22 November 2024. Lebih dari sekadar trofi, kemenangan ini merupakan simbol harapan dan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Atambua.
Setibanya di Nenuk, bus pemain yang baru tiba langsung dicegat oleh para penggemar BeTA yang antusias, menyebabkan kemacetan di sekitar lokasi. Suporter yang didominasi anak muda langsung mengarak pemain menggunakan jeep dan truk, diiringi oleh puluhan konvoi motor dan kendaraan roda empat lainnya. Suasana semakin meriah dengan teriakan dan sorakan dukungan yang menggema sepanjang perjalanan.
“Kami bangga melihat keberhasilan adik-adik BeTA U-17 menjuarai Piala Suratin NTT. Ini adalah bentuk apresiasi kami agar tim kebanggaan dapat meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ungkap Bisenti Ornai Gonsalves Ketua Tani Merdeka Belu dan calon Wakil Bupati Belu. Pernyataan ini mencerminkan harapan dan kebanggaan masyarakat Atambua akan masa depan sepak bola Kabupaten Belu.

Fhito Francis, manajer Bintang Timur Atambua U-17, sangat terharu dengan sambutan meriah dari masyarakat. Pria yang sebelumnya mendampingi CEO BeTA, Serena Francis, di laga final Suratin U-17 Ngada tahun lalu, mengungkapkan betapa lama ia tidak merasakan antusiasme dan dukungan seperti ini. “Saya ucapkan terima kasih banyak kepada semua pendukung setia Macan Batas. Teruslah mendukung BeTA untuk membawa kebanggaan bagi Kota Atambua,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.
Penyambutan ini juga dimeriahkan oleh kehadiran sejumlah pemain senior Bintang Timur, yang turut merayakan keberhasilan tim muda ini. Kehadiran orang tua dan keluarga pemain, termasuk Buce Alfons, Matis Bili, dan Mitu da Silva, semakin menambah suasana hangat dan penuh kebersamaan. Mereka semua mengucapkan selamat kepada Bintang Timur Atambua U-17 atas prestasi yang telah diraih.
Di sisi lain, Wlly Lay, pembina Bintang Timur Atambua, menyampaikan selamat atas capaian talenta muda Atambua. “Teruslah berlatih, jangan puas dengan hasil yang dicapai, karena masih ada ajang nasional di depan. Semoga kehadiran BeTA dapat memperkenalkan potensi sepak bola dan daerah di Kabupaten Belu,” ujarnya dengan penuh harapan.
Konvoi penyambutan juara ini melanjutkan perjalanannya melewati beberapa rute di Kota Atambua, dengan sorak-sorai dan semangat yang tak pernah padam. Akhirnya, skuat BeTA U-17 tiba di Training Ground Bintang Timur, yang selama ini menjadi markas skuad Macan Batas. Di sana, mereka disambut hangat oleh para pendukung setia yang tak henti-hentinya memberikan dukungan dan doa untuk kesuksesan mereka di masa depan. Momen bersejarah ini juga diakhiri dengan acara makan bersama antara pemain dan suporter yang hadir di base camp Bintang Timur Atambua, menegaskan kekuatan komunitas dan semangat juang yang ada dalam diri setiap warga Atambua.






