Kampiunnews | Magelang – Anggota Kabinet Merah Putih telah menjalani pembekalan hari pertama di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (25/10). Sejumlah anggota kabinet pun mencurahkan kesannya mengikuti kegiatan yang diinisiasi langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pembekalan ini, mereka diberikan materi mengenai kepemimpinan, strategi nasional, dan kerjasama antar instansi untuk memperkuat sinergi dalam pemerintahan. Banyak anggota kabinet yang mengungkapkan rasa syukur dan antusiasme mereka atas kesempatan ini, menganggapnya sebagai langkah penting untuk meningkatkan kapasitas dan solidaritas tim.
“Saya merasa terinspirasi dan termotivasi untuk bekerja lebih keras demi rakyat,” ujar salah satu menteri. Kegiatan ini tidak hanya memperdalam pemahaman anggota kabinet tentang tugas dan tanggung jawab mereka, tetapi juga membangun hubungan yang lebih erat antar anggota.
Presiden Prabowo Subianto sendiri menyampaikan harapannya agar pembekalan ini dapat menjadi fondasi yang kuat bagi kabinet dalam menghadapi tantangan ke depan dan mewujudkan visi misi pemerintah. Rangkaian kegiatan ini direncanakan akan berlangsung hingga besok, dengan berbagai sesi pelatihan dan diskusi yang mendalam.
Hari pertama pembekalan anggota Kabinet Merah Putih diakhiri dengan santap malam di Rumah Makan Husein, Magelang. Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengungkapkan apresiasi kepada 1.200 taruna TNI AD, AU, AL, dan Polri yang berpartisipasi dalam Upacara Parade Senja, meskipun cuaca hujan deras. Ia menekankan kebanggaannya terhadap dedikasi dan semangat para taruna yang telah mengharumkan nama institusi.
Presiden juga mengapresiasi Akademi Militer (Akmil) yang telah melahirkan lulusan-lulusan terbaik yang kini menjadi pemimpin bangsa. Di antara mereka, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang merupakan lulusan terbaik Akademi Kepolisian, serta empat peraih Adhi Makayasa dari TNI: Kepala BIN Muhammad Herindra, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman, dan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono.






