Kampiunnews | Kupang – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang terus memperkuat kolaborasi sosial dengan sektor swasta, salah satunya melalui program bantuan pembangunan rumah layak huni bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Program ini dibiayai oleh Corporate Social Responsibility (CSR) Bank NTT Tahun Anggaran 2024 dan menjadi bagian dari upaya percepatan pengentasan kemiskinan di Kota Kupang.
Bertempat di Kelurahan Naikolan, Kecamatan Maulafa (RT 11 RW 4), Kamis (10/7), Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara simbolis menyerahkan kunci rumah kepada penerima manfaat utama, Agustina Joni. Turut hadir Direktur Dana & Treasury Bank NTT, Drs. Hilarius Minggu, M.M., serta jajaran Pemkot dan manajemen Bank NTT.
“Bank NTT selalu responsif terhadap kebutuhan kami. Komitmen CSR mereka bukan hanya nyata, tetapi juga tepat sasaran. Saya berharap ke depan cakupannya diperluas agar lebih banyak warga merasakan manfaat,” ujar Wali Kota.
Ketua BKM Tangguh Kelurahan Naikolan, Victor Cornelis Nara Alu, dalam laporannya menyampaikan bahwa program ini dilaksanakan selama 120 hari kerja, terhitung sejak 13 Januari hingga 13 Mei 2025. Dana sebesar Rp425 juta disalurkan langsung oleh Bank NTT ke rekening BKM dan digunakan untuk pembangunan atau rehabilitasi lima unit rumah, masing-masing dengan pagu anggaran Rp85 juta per unit.
Victor juga menegaskan bahwa seleksi penerima dilakukan secara ketat melalui survei bersama Pemerintah Kelurahan, guna memastikan ketepatan sasaran program.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga memaparkan beberapa program sosial strategis yang tengah dijalankan Pemkot Kupang, antara lain:
- Bantuan hunian layak huni untuk MBR
- Liang lahat gratis bagi keluarga tidak mampu
- Dana pengaman kesehatan darurat senilai Rp3 miliar di RSUD S.K. Lerik, untuk memastikan pasien gawat darurat tetap tertangani meskipun belum memiliki dokumen administrasi lengkap.
“Pemerintah bukan sekadar memerintah, tapi harus melayani. Dan pelayanan itu harus dirasakan langsung oleh rakyat,” tegas dr. Christian.
Ia juga menyampaikan bahwa dirinya bersama Wakil Wali Kota memilih tidak membeli mobil dinas baru dan mengalihkan anggaran tersebut ke program-program yang manfaatnya lebih nyata bagi masyarakat.
Perwakilan penerima bantuan, Fina A. Tuka, mengungkapkan rasa syukurnya. “Kami hanya bisa membalas lewat doa agar semua yang terlibat diberkati dan diberi kesehatan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.”
Acara dihadiri oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Plt. Kepala Dinas PRKP, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Prokopim, Camat Maulafa, para lurah se-Kecamatan Maulafa, Wakil Kepala Cabang Utama Bank NTT, Richard Dada, Kepala Capem Bank NTT Kantor Wali Kota, Benyamin Blitanagy, serta Eva J. Markus, S.T. dari Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan NTT II.






