Kampiunnews|Kupang – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, mendorong revitalisasi Taman Generasi Penerus (Tagepe) di Kelurahan Kelapa Lima agar menjadi ruang terbuka hijau yang lebih hidup, nyaman, dan produktif bagi masyarakat. Taman tersebut direncanakan dikembangkan sebagai pusat aktivitas olahraga, kuliner, hiburan, hingga ruang ekspresi seni dan ekonomi kreatif warga Kota Kupang.
Hal itu disampaikan Serena saat melakukan peninjauan langsung di kawasan Taman Tagepe, Senin (18/5). Dalam kunjungannya, Serena juga menyoroti masih banyaknya sampah berserakan di area taman meski fasilitas tempat sampah telah tersedia.
“Kita bisa lihat sendiri masih ada sampah berserakan padahal tempat sampah sudah tersedia dan jaraknya dekat. Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya perlu terus kita tingkatkan,” ujar Serena.
Menurutnya, Taman Tagepe sebenarnya memiliki potensi besar sebagai salah satu ruang terbuka hijau terbaik di Kota Kupang. Namun, kawasan tersebut dinilai belum dimanfaatkan secara optimal sehingga membutuhkan penataan dan pengembangan lanjutan dari pemerintah.
Serena mengatakan, ke depan Taman Tagepe akan dihidupkan dengan berbagai kegiatan masyarakat seperti olahraga, pertunjukan seni, aktivitas komunitas, hingga sentra kuliner dan UMKM agar menjadi ruang publik yang ramai dan memberikan dampak ekonomi bagi warga.
“Taman ini punya layout yang bagus dan potensial menjadi pusat aktivitas masyarakat. Kita ingin taman ini hidup dengan kegiatan olahraga, kuliner, pentas seni, musik, teater, dan melibatkan para pelaku UMKM maupun ekonomi kreatif,” jelasnya.
Selain itu, Serena juga menemukan sejumlah fasilitas yang perlu segera diperbaiki, terutama lampu penerangan jalan yang sudah tidak berfungsi sehingga membuat kawasan taman gelap pada malam hari. Pemerintah Kota Kupang, kata dia, akan melakukan pembenahan agar taman menjadi lebih aman dan nyaman dikunjungi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pengembangan Taman Tagepe nantinya akan dilakukan melalui kajian menyeluruh dengan melibatkan masyarakat agar program yang disusun benar-benar sesuai kebutuhan warga dan dapat dimanfaatkan secara luas.
“Ruang terbuka hijau harus menjadi tempat yang nyaman untuk masyarakat berkumpul, berolahraga, menikmati kuliner, dan memperkuat interaksi sosial warga Kota Kupang,” tambah Serena.
Turut mendampingi Wakil Wali Kota Kupang dalam peninjauan tersebut antara lain Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang Josefina Gheta, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ernest Ludji, Kepala Dinas Perhubungan Bernadinus Mere, serta jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang.(fw)






