Kampiunnews | Kupang – Sebagai bagian dari komitmen nyata dalam menghadirkan pelayanan yang menyentuh langsung kehidupan peserta, PT TASPEN (Persero) kembali menunjukkan dedikasi dalam merawat kesejahteraan para abdi negara yang telah memasuki masa pensiun.
Mengusung semangat “Melayani Sepenuh Hati”, jajaran manajemen TASPEN turun langsung ke lapangan melalui kunjungan ke rumah peserta pensiun di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini dipimpin oleh Komisaris Utama TASPEN, Fary Djemy Francis, sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian para pensiunan sekaligus memastikan bahwa hak dan layanan pensiun tersampaikan dengan cepat, tepat, dan tanpa hambatan.
Corporate Secretary TASPEN, Henra, menjelaskan bahwa pendekatan ini merupakan bagian dari strategi layanan TASPEN yang menempatkan peserta sebagai bagian dari keluarga besar perusahaan.
“Peserta tidak hanya kami pandang sebagai penerima manfaat, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar TASPEN. Inisiatif ini menjadi wujud kehadiran nyata layanan kami, terutama di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat kota,” ujarnya.
Kunjungan dilakukan ke dua rumah pensiunan, yaitu keluarga Bapak Cristofel Subnafeu dan Bapak Jerry Gerson Adu, yang kini menjalani masa purnatugas di Kupang. Dalam suasana penuh kehangatan, berlangsung dialog menyentuh seputar pengalaman menerima manfaat, harapan terhadap pelayanan, hingga kisah inspiratif bagaimana pensiunan tetap aktif dan produktif.
Jerry Gerson Adu menyampaikan apresiasinya terhadap program Layanan Antar Pensiun, yang sangat membantunya dalam kondisi fisik yang sudah tidak sekuat dulu.
“Saya sangat berterima kasih atas program Layanan Antar Pensiun. Dengan kondisi saya sekarang, layanan ini sangat membantu. Saya tetap bisa menerima hak pensiun tanpa harus keluar rumah,” tuturnya.
Kunjungan ini menjadi simbol penghormatan sekaligus refleksi dari filosofi pelayanan TASPEN yang menjangkau seluruh peserta tanpa terkecuali—dari pusat hingga pelosok.
Pendekatan ini memperkuat fondasi layanan sosial yang inklusif, adaptif, dan responsif, khususnya bagi pensiunan di wilayah perbatasan, kepulauan, dan daerah tertinggal. Langkah ini sejalan dengan semangat Asta Cita yang digaungkan Presiden RI, dalam memperkuat kualitas pelayanan publik dan membangun sistem perlindungan sosial yang adil dan merata.
Bagi TASPEN, pelayanan bukan sekadar angka atau prosedur. Yang utama adalah kehadiran nyata, kedekatan emosional, dan hubungan manusiawi antara institusi dan peserta.
Melalui inisiatif ini, TASPEN kembali menegaskan bahwa para pensiunan bukan hanya penerima manfaat, melainkan mitra strategis dalam pembangunan bangsa. Pengabdian mereka layak dibalas dengan layanan yang cepat, tepat, dan bermartabat.






