Kampiunnews I Jakarta– Berita yang tersaji di bawah ini merupakan rangkuman peristiwa yang terjadi sepanjang hari Senin kemarin. Selamat membaca.
1. Presiden Jokowi menjamu makan siang tiga bakal capres; Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto di Istana Merdeka, hari ini. Bakal cawapres masing-masing tidak diundang. Mereka duduk di depan meja bundar dengan posisi Presiden Jokowi berhadapan dengan Anies, sedangkan Prabowo berada di sisi kiri dan Ganjar di sisi kanan Jokowi.
Wakil Ketum DPP Partai Nasdem, Ahmad Ali, menilai acara makan siang itu menyiratkan pesan bahwa Jokowi ingin menunjukkan posisi netral pada Pilpres 2024. Juru bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Chico Hakim, menyebut acara itu menunjukkan bentuk keguyuban jelang Pilpres 2024. Sedangkan bakal cawapres Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengatakan, bahwa acara itu menunjukkan komitmen netralitas presiden sebagai kepala negara maupun kepala pemerintahan yang harus menunjukkan sikap netral kepada bakal calon penggantinya.
2. Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen Maruli Simanjuntak, mengaku siap bila ditunjuk menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD). Dia tidak membantah maupun membenarkan tentang pertemuannya dengan Mensesneg Pratikno hari ini membicarakan hal itu. Posisi KSAD sekarang dijabat oleh Jenderal Agus Subiyanto yang dilantik Presiden Jokowi pada Rabu (25/10/2023), menggantikan Jenderal Dudung Abdurachman yang akan pensiun. Maruli pernah menjabat sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden Jokowi. Sementara Agus Subiyanto menjabat Komandan Distrik Militer 0735/Surakarta, saat Jokowi menjabat sebagai wali kota Solo.
3. Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, kemarin menilai pencalonan putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, sebagai cawapres terjadi lantaran adanya rekayasa hukum di Mahkamah Konstitusi (MK). Menurut dia, pencalonan Gibran merupakan bentuk _political disobedience_ atau ketidaktaatan politik terhadap konstitusi dan rakyat Indonesia. Selain itu, Hasto menyinggung adanya tekanan politik dari kekuasaan terhadap beberapa ketua umum parpol yang kartu trufnya dipegang atau dikunci. Hasto juga menyinggung dukungan PDIP terhadap Jokowi dan keluarganya selama ini namun tetap ditinggalkan. Dia menyebut hal itu menimbulkan kesedihan bagi PDIP dan akar rumput yang telah membesarkan nama Jokowi dan keluarga.
Menanggapi pernyataan Hasto tersebut, bakal capres Ganjar Pranowo mengakui bahwa PDIP memang sedih, tapi tidak cengeng dan masih menghormati Jokowi maupun Gibran atas pilihan politik mereka. Banteng _ketaton_ (terluka) itu langsung bergerak, kata Ganjar. Peristiwa Kudatuli (Kerusuhan 27 Juli 1996, yakni penyerangan kantor PDI pimpinan Mega) menjadi bukti bahwa partainya adalah petarung dan tidak cengeng.
4. Sebuah potongan video memperlihatkan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Paiman Raharjo, sedang memimpin sebuah rapat membahas dukungan kepada calon wakil presiden, Gibran Rakabuming Raka, menjadi pemberitaan hangat media massa, hari ini. Dalam video itu Paiman mengatakan, bahwa menindaklanjuti rapat sebelumnya, sudah disepakati membantu Gibran Rakabu untuk memenangkan Pilpres 2024.






