Kampiunnews I Jakarta – Ketum PSI, Kaesang Pangarep, beserta jajarannya sore hari ini dijadwalkan menemui Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di kediaman Prabowo Jl Kertanegara IV, Jakarta Selatan. Anggota Dewan Pembina PSI, Isyana Bagoes Oka, mengatakan rencana pertemuan ini berawal dari pertemuan informal Kaesang-Prabowo dalam acara ulang tahun Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan, beberapa minggu lalu. Putra bungsu Presiden Jokowi itu juga sudah bertemu dengan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani.
Bakal capres Ganjar Pranowo, hari ini mendatangi Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Ibad Lubang Buaya, Jaktim. Kedatangan Ganjar tersebut dalam rangka silaturahmi dengan pengasuh ponpes, sekaligus berziarah ke makam Abuya KH Muhammad Syakrim yang merupakan salah satu tokoh ulama Betawi, yang juga pendiri ponpes tersebut. Ganjar mengaku terkesan dengan nilai-nilai ajaran yang diberikan Abuya KH Muhammad Syakrim yakni selalu berpikir, jangan khawatir, perbanyak zikir, rezeki mengalir dan jangan kikir.
Indonesia terpilih sebagai anggota Dewan HAM Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) periode 2024-2026 setelah mengantongi suara tertinggi sebanyak 186 suara dari total 192 suara. Menlu Retno Marsudi mengatakan, keterpilihan Indonesia merupakan yang keenam kalinya dan menjadi perolehan suara tertinggi sepanjang sejarah pencalonan Indonesia di Dewan HAM. Retno menyebut, hal ini sebagai wujud kepercayaan yang diberikan bagi Indonesia untuk berkontribusi bagi kemajuan dan perlindungan HAM.
KPK, kemarin malam, mengumumkan mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan 2 anak buahnya, yakni Sekjen Kementan, Kasdi Subagyo dan Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan, Muhammad Hatta, sebagai tersangka dugaan pemerasan dalam jabatan dan gratifikasi. Dari ketiga tersangka, baru Kasdi yang ditahan. KPK menduga SYL menerima setoran hasil pemerasan dan gratifikasi terhadap bawahan melalui orang kepercayaannya sebesar USD 4.000-10.000 per bulan atau bernilai Rp 62,6-156,7 juta, dengan total yang diterima SYL dalam kurun 2020-2023 sekitar Rp 13,9 miliar. Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, mengatakan uang tersebut bersumber dari realisasi anggaran Kementan yang digelembungkan dan sejumlah vendor yang memenangkan proyek di Kementan. Uang tersebut digunakan SYL untuk kebutuhan keluarga dan membeli barang mewah, antara lain pembayaran kartu kredit dan cicilan pembelian mobil Alphard.
KPK sedang mendalami dugaan aliran dana hasil korupsi mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) ke Partai Nasdem. Bendahara Umum Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, membantah adanya aliran dana tersebut ke partainya, namun dia mengaku ada sumbangan untuk bencana alam dari SYL kepada fraksi Nasdem di DPR RI sebesar Rp 20 juta. Sementara itu Jubir KPK, Ali Fikri, menyatakan KPK akan mengungkap jumlah awal dugaan aliran dana korupsi SYL ke Partai Nasdem. Selain itu, hari ini, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana, bertemu Presiden Jokowi di Istana Presiden untuk melaporkan sejumlah kasus transaksi keuangan, salah satunya kasus SYL.
Polda Metro Jaya, hari ini, memeriksa tiga orang saksi, salah satunya pegawai KPK terkait dugaan pemerasan yang dilakukan pimpinan KPK kepada mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL). Sementara itu, ajudan Ketua KPK Firli Bahuri, Kevin Egananta Joshua, tidak menghadiri pemeriksaan kemarin karena alasan dinas. Pemeriksaan akan dijadwalkan ulang besok. Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, mengatakan hingga hari ini sudah ada 11 orang saksi yang diperiksa.






