Kampiunnews | Kupang – Semarak dan antusiasme menghiasi Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang saat berlangsungnya audisi Indonesian Idol XIV 2025. Ajang bergengsi yang diselenggarakan selama sehari penuh ini berhasil menyedot perhatian sekitar 200 kontestan berbakat dari berbagai penjuru Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Yang membanggakan, acara ini turut dimeriahkan oleh kehadiran bintang-bintang Indonesian Idol musim terdahulu, sebut saja Piche Kota
finalis asal Atambua yang kini tengah naik daun, serta Vanessa Zee, penyanyi berbakat dari Medan yang sudah malang melintang di industri musik tanah air.
Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka dalam menampilkan berbagai genre musik, mulai dari pop, rock, hingga folk tradisional NTT. Para juri pun tampak kesulitan memilih karena banyaknya bakat-bakat baru yang berpotensi. Acara yang berlangsung meriah ini membuktikan bahwa NTT tetap menjadi gudangnya penyanyi-penyanyi berbakat di kancah nasional.
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Ketua TP PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya, menyambut hangat kehadiran tim Indonesian Idol dan para peserta audisi. Dalam sambutannya, Wali Kota mengungkapkan rasa bangga dan bahagia atas terpilihnya Kota Kupang sebagai salah satu lokasi audisi.
“Terima kasih adik Piche dan adik Vanessa, terima kasih sudah datang. Saya juga fans kalian. Ini sebuah kehormatan, kenapa bukan kota lain, tapi Kota Kupang yang dipilih. Kami sangat senang,” ujar dr. Christian Widodo.
Lebih lanjut, Wali Kota menekankan pentingnya menyediakan ruang dan wadah bagi generasi muda untuk tampil, berkarya, dan mengekspresikan diri. Ia menyebutkan berbagai inisiatif yang telah dijalankan oleh Pemerintah Kota Kupang, termasuk Saboak Sunday Market di Taman Nostalgia yang menjadi panggung kreativitas anak muda.
“Setiap Sabtu dan Minggu di Taman Nostalgia ada akustikan, ada panggung terbuka, dan juga UMKM. Siapa saja bisa tampil, tidak perlu bayar, tidak harus jadi artis besar. Ini panggung dari kita, oleh kita, untuk kita. Kami siapkan alat-alatnya, tinggal adik-adik bawa semangat dan tampil,” jelasnya.
Dalam nuansa yang penuh semangat dan keakraban, Wali Kota juga menyampaikan pesan inspiratif kepada para peserta audisi, menekankan bahwa keberanian untuk tampil adalah langkah penting, terlepas dari hasil akhirnya.
“Kalau tampil, jangan ragu, jangan takut. Lolos atau tidak, itu urusan nanti. Yang penting kasih yang terbaik. Saya juga dulu ragu waktu mau maju jadi Wali Kota, tapi saya lawan rasa ragu itu,” ungkapnya.
Mengutip Mahatma Gandhi, Wali Kota menyampaikan pesan mendalam: “Pertama mereka mengabaikan kamu, lalu mereka menertawakan kamu, lalu mereka melawan kamu, dan akhirnya kamu menang.”
Ia mengajak anak-anak muda di Kupang dan seluruh NTT untuk menjadikan kritik, keraguan, dan cemoohan sebagai sinyal bahwa mereka sedang diperhatikan—dan itu justru merupakan awal dari kesuksesan.
Audisi Indonesian Idol XIV 2025 ini disambut antusias oleh warga Kupang. Wali Kota berharap, dari ajang ini akan lahir lebih banyak talenta dari Nusa Tenggara Timur yang bisa bersinar di panggung nasional, seperti Andmesh Kamaleng, Marion Jola, dan Mario Klau. (tonwbl)






