Kampiunnews|Kupang – Wali Kota Kupang, Christian Widodo, secara resmi melantik Ganda Raymon Tadjo Tallo sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Kupang, Sabtu (20/12/2025).
Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Garuda, Balai Kota Kupang, dan dihadiri Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, Sekretaris Daerah Kota Kupang Jeffry Pelt, Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang Roy Riwu Kaho, para kepala perangkat daerah, serta jajaran manajemen Perumda Pasar Kota Kupang.
Ganda Raymon Tadjo Tallo dilantik berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Kupang Nomor 239/KEP/HK/2025 tentang Pengangkatan Direktur Perumda Pasar Kota Kupang Masa Jabatan 2025–2030, tertanggal 15 Desember 2025. Ia terpilih setelah melalui tahapan seleksi yang ketat pada November 2025 bersama empat calon lainnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menegaskan bahwa pelantikan Direktur Perumda Pasar bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan simbol tanggung jawab baru dan harapan besar Pemerintah Kota Kupang terhadap peningkatan kinerja serta tata kelola pasar daerah.
“Sebagai Direktur tentu diikuti tanggung jawab yang besar. Kewenangan yang lebih harus diiringi dengan tanggung jawab yang kuat. Saya titip tanggung jawab ini agar dijalankan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berintegritas,” tegas Wali Kota.
Wali Kota juga menekankan bahwa semakin tinggi jabatan seseorang, maka semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul. Ia menyatakan keyakinannya terhadap kapasitas dan integritas Ganda Tallo dalam memimpin Perumda Pasar Kota Kupang.
“Saya mengenal Saudara Ganda bukan baru sekarang. Beberapa tugas yang pernah dijalankan dapat diselesaikan dengan baik. Saya percaya, di tengah berbagai hambatan dan tantangan, Direktur Utama yang baru mampu melewati setiap persoalan dan membawa Perumda Pasar menjadi lebih baik,” ujar Wali Kota.
Lebih lanjut, Wali Kota Kupang berharap Perumda Pasar Kota Kupang dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di seluruh lokasi pasar, serta mendorong transformasi pasar tradisional menuju pasar yang lebih modern, bersih, tertata, dan ramah bagi pedagang maupun masyarakat.
Ia juga menegaskan pentingnya peran strategis Perumda Pasar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Direktur yang baru diharapkan mampu mengoptimalkan PAD serta mencegah kebocoran-kebocoran retribusi dan pajak daerah. Jika selama ini terdapat mekanisme yang tidak berjalan semestinya, saya harap dapat dikembalikan ke jalur yang benar,” tambahnya.
Selain itu, Wali Kota meminta agar jajaran direksi Perumda Pasar Kota Kupang terus membangun relasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk para pedagang dan pelaku usaha, guna mengembangkan potensi bisnis pasar daerah secara berkelanjutan.
Usai dilantik, Direktur Perumda Pasar Kota Kupang, Ganda Raymon Tadjo Tallo, menyampaikan komitmennya untuk segera melakukan pemetaan potensi dan persoalan yang ada, baik di internal Perumda Pasar maupun yang dihadapi para pedagang.
“Terima kasih atas kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan kepada saya. Langkah awal yang akan kami lakukan adalah memetakan kondisi riil di lapangan sebagai dasar penyusunan target kerja lima tahun ke depan, termasuk inovasi pelayanan dan peningkatan pendapatan Perumda,” ujar Ganda.
Menanggapi arahan Wali Kota terkait kebocoran retribusi, Ganda menegaskan akan segera menelusuri sumber permasalahan tersebut. “Jika kebocoran terjadi pada retribusi pedagang, salah satu solusi yang akan kami dorong adalah digitalisasi sistem pembayaran untuk meminimalisir potensi kebocoran,” jelas mantan staf anggota Komisi V DPR RI tersebut.
Terkait modernisasi pasar, Ganda mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan program pengembangan pasar modern dengan Pasar Oebobo sebagai proyek percontohan (pilot project), yang diharapkan dapat menjadi model bagi pasar-pasar lainnya di Kota Kupang.
Dengan kepemimpinan baru ini, Perumda Pasar Kota Kupang diharapkan mampu bertransformasi menjadi badan usaha daerah yang profesional, berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan pedagang serta pembangunan ekonomi daerah.






