Kampiunnews | Karubaga – Pemerintah Kabupaten Tolikara bersama masyarakat di Wilayah Pembangunan V, yang meliputi Distrik Igiam, Dow, dan Wari, menggelar apel bersama memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Minggu (17/8/2025) di Distrik Dow, Papua Pegunungan.
Upacara ini menjadi momen bersejarah karena merupakan pertama kalinya sejak Indonesia merdeka, masyarakat tiga distrik tersebut dapat melaksanakan upacara HUT RI secara resmi.
“Asisten I Setda Tolikara, Samuel Kogoya, SH, MH, MM, M.Ak, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, menyampaikan rasa haru atas terselenggaranya peringatan perdana ini. ‘Upacara HUT ke-80 RI di Distrik Dow menjadi catatan sejarah baru bagi masyarakat. Ini pertama kali sejak Indonesia merdeka,’ ujarnya.
Antusiasme warga terlihat tinggi meski harus menempuh perjalanan yang berat. Aparat dan masyarakat Distrik Igiam serta Wari berjalan kaki lebih dari delapan jam melewati gunung dan lembah, lalu melanjutkan perjalanan dengan perahu menuju Dow karena belum tersedia akses transportasi darat maupun sungai yang memadai. Dari Karubaga, ibu kota Kabupaten Tolikara, perjalanan menuju Dow bahkan membutuhkan waktu sekitar satu minggu.
Samuel menjelaskan, selama ini tiga distrik tersebut seakan terabaikan akibat adanya klaim kepemilikan antara Kabupaten Tolikara dan Kabupaten Mamberamo Raya. Setelah status wilayah diputuskan melalui Kementerian Dalam Negeri, Bupati Tolikara Willem Wandik memutuskan untuk memusatkan apel perdana HUT ke-80 RI di Distrik Dow.
Nuansa Religius dan Nasionalisme
Sebelum upacara, masyarakat terlebih dahulu mengikuti ibadah Minggu pada pukul 09.00 WIT. Usai kebaktian, mereka memenuhi lapangan untuk menyaksikan pengibaran bendera Merah Putih.
Pengibar bendera adalah Elsa Fruaro, Ani Fruaro, dan Julince. Pembacaan teks Proklamasi dilakukan oleh Kepala Dinas Perhubungan Tolikara, Jundi Wanimbo, SE, sementara naskah UUD 1945 dibacakan staf Distrik Dow. Doa dipimpin oleh gembala Distrik Dow dan paduan suara dipersembahkan oleh guru-guru SD Pesat.
Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Samuel, Bupati Willem Wandik menegaskan bahwa momentum bersejarah ini akan menjadi agenda tahunan. “Mulai sekarang, setiap tahun perayaan HUT RI akan dilaksanakan secara bergilir di ibu kota distrik di Wilayah Pembangunan V,” ujarnya.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mendukung visi pembangunan daerah: “Terlaksananya Tolikara yang Religius, Berbudaya, Mandiri, Adil, dan Sejahtera.”
Usai upacara, masyarakat mengikuti pesta rakyat dan makan bersama. Berbagai lomba turut memeriahkan perayaan, mulai dari pertandingan sepak bola, bola voli, hingga perlombaan usia dini.
Selain itu, Samuel bersama Kepala Dinas Perhubungan Tolikara dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga ditugaskan meninjau rencana pembangunan strategis, termasuk pembangunan Dermaga Dow, peningkatan lapangan terbang Dow dan Wari, serta pembinaan generasi muda di bidang olahraga.
“Momentum ini menjadi awal baru. Kami berharap perayaan HUT RI di Distrik Dow menumbuhkan rasa nasionalisme hingga ke pelosok negeri,” tutup Samuel.






