Kampiunnews | Jakarta – BPJS Kesehatan memperkuat kolaborasi lintas instansi melalui kegiatan Fun Walk bersama Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil), Perum BULOG, dan sejumlah mitra perbankan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (17/10).
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mendorong pola hidup sehat sekaligus memperluas sinergi layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan seri keempat dari rangkaian kolaborasi pentahelix yang dibangun secara bertahap, mulai dari internal BPJS Kesehatan, badan usaha, unsur masyarakat, hingga sinergi lintas instansi. Melalui kolaborasi ini, BPJS Kesehatan berupaya memperluas keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Menurut Akmal, setiap instansi memiliki peran yang saling melengkapi dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Kolaborasi tersebut tidak hanya menjadi sarana mempererat hubungan antarlembaga, tetapi juga membuka ruang untuk menyinergikan berbagai layanan yang dibutuhkan masyarakat.
“Melalui kegiatan jalan sehat yang rutin dilakukan, kami ingin mendorong keterlibatan berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan memastikan keaktifan kepesertaan JKN. Sinergi lintas instansi diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi serta memudahkan masyarakat memperoleh informasi dan layanan yang dibutuhkan,” tegas Akmal, Sabtu (17/10).
Dalam kesempatan ini, Akmal juga berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga status keaktifan kepesertaan JKN. Melalui pembayaran iuran yang rutin dilakukan, hal ini dilakukan agar tidak mengalami kendala administrasi saat membutuhkan pelayanan di fasilitas kesehatan.
“Menjaga JKN tetap aktif merupakan bagian dari kesiapan kita melindungi diri dan keluarga, sebelum pelayanan kesehatan benar- benar dibutuhkan,” tambah Akmal.
Plh. Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Ahmad Ridwan, mengapresiasi inisiatif BPJS Kesehatan yang melibatkan berbagai instansi dalam kegiatan bersama. Menurutnya, kegiatan ini dapat menjadi ruang untuk memperkuat sinergi sekaligus mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat.
“Kolaborasi ini sangat bagus. BPJS Kesehatan mengundang berbagai instansi, dan kalau bisa lebih luas lagi pihak yang terlibat. Jika rutin dilaksanakan, kegiatan ini dapat mendorong masyarakat untuk hidup lebih sehat. Selain jalan sehat, kegiatan ini juga menjadi momen silaturahmi antarinstansi,” ujarnya.
Ahmad menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Ditjen Dukcapil untuk mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Melalui layanan yang tersedia di lokasi, masyarakat dapat memperoleh informasi dan memanfaatkan layanan penyesuaian foto serta pendaftaran Identitas Kependudukan Digital (IKD).
“Momentum ini perlu disinergikan, sehingga melalui kegiatan ini kami juga dapat menghadirkan layanan yang bisa dimanfaatkan masyarakat, seperti penyesuaian foto pada KTP, pendaftaran digital IKD, dan lainnya,” tambahnya.
Selain mengikuti jalan sehat, peserta dapat mengakses berbagai layanan yang tersedia di lokasi kegiatan. Mobil BPJS Keliling menyediakan informasi dan layanan Program JKN, sedangkan booth Ditjen Dukcapil melayani kebutuhan informasi dan pendaftaran IKD. Sementara itu, booth perbankan menyediakan informasi mengenai produk dan layanan keuangan. Kehadiran berbagai layanan tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi sesuai kebutuhannya dalam satu kegiatan.
Salah satu peserta, Arief, mengaku mengetahui kegiatan tersebut dari kerabatnya. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan upaya menjaga kesehatan masyarakat dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, termasuk mendorong aktivitas fisik dan membangun kolaborasi dengan berbagai instansi.
“Menarik, BPJS Kesehatan bisa bekerja sama dengan instansi-instansi lain untuk menyelenggarakan kegiatan semacam ini. Jadi, tidak hanya bagaimana memberikan jaminan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjaga agar peserta tetap sehat,” ungkapnya.
Arief juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengunjungi beberapa stand yang hadir guna mencari informasi yang dibutuhkannya. Ia menilai kehadiran berbagai booth layanan dalam satu kegiatan memudahkan peserta memperoleh informasi dari instansi yang berbeda sesuai kebutuhannya.







