Kampiunnews | Jakarta – Badan Peyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggelar Fun Walk Kolaborasi di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat serta menjaga keaktifan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Mengusung tema “Kolaborasi Pentahelix bersama Pemerintah untuk Peningkatan Kesadaran, Pemahaman Pentingnya Keaktifan Peserta JKN”, kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WIB itu diikuti 888 peserta dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga sarana membangun budaya hidup sehat dan memperkuat semangat gotong royong.
“Sambil berolahraga, kita membudayakan hidup sehat,” kata Akmal saat membuka kegiatan Fun Walk Kolaborasi.
Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak diperlukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan memastikan kepesertaan JKN tetap aktif.
Ia menegaskan, budaya hidup sehat harus terus dibangun melalui kebiasaan berolahraga secara rutin.
Kegiatan tersebut juga terbuka bagi masyarakat umum dengan ketentuan kepesertaan JKN aktif.
“Budaya hidup sehat itu harus terus dilakukan agar kesehatan masyarakat terjaga,” ujarnya.
Selain kegiatan jalan santai, panitia menyediakan sejumlah layanan bagi peserta dan masyarakat di lokasi, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis.
Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri juga menghadirkan layanan pendampingan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

IKD merupakan identitas kependudukan digital yang dapat diakses melalui telepon pintar. Kehadiran layanan tersebut diharapkan memudahkan masyarakat memanfaatkan layanan administrasi kependudukan sekaligus mendukung peningkatan akses terhadap pelayanan publik.
Akmal menilai kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah dan perbankan, penting untuk memperkuat pelayanan kepada peserta serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat program JKN.
Selain Akmal, kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan Sutopo Patria Jati, Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Setiaji, serta perwakilan kantor cabang BPJS Kesehatan dari wilayah Jabodetabek.
BPJS Kesehatan Rutin Gelar Kegiatan Olahraga
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Kesehatan Jakarta Barat, Dr. drg. Unting Patri Wicaksono Pribadi, mengatakan kegiatan olahraga bersama merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif BPJS Kesehatan.
Menurut Unting, kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap bulan dengan format yang dapat berupa jalan santai (funwalk) maupun lari santai (funrun).
“Setiap bulan BPJS Kesehatan melakukan kegiatan olahraga bersama. Jadi, bentuknya bisa funwalk atau funrun,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin.
Unting juga menilai Program JKN menjadi salah satu program strategis pemerintah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

Menurutnya, tingginya pemanfaatan layanan JKN menunjukkan pentingnya program tersebut dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Peserta Menunggak Iuran Bisa Manfaatkan Program REHAB
Dalam kesempatan itu, Unting turut menjelaskan program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB) BPJS Kesehatan yang memberikan kemudahan bagi peserta JKN mandiri yang memiliki tunggakan iuran.
Melalui program tersebut, peserta yang memenuhi persyaratan dapat mengajukan pembayaran tunggakan secara bertahap sesuai ketentuan yang berlaku.
Program REHAB diharapkan membantu peserta menyelesaikan tunggakan iuran sehingga dapat memenuhi kewajiban kepesertaan sesuai aturan BPJS Kesehatan.
Melalui kegiatan Fun Walk Kolaborasi, BPJS Kesehatan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat, keaktifan kepesertaan JKN, serta pemanfaatan layanan kesehatan semakin meningkat.







