Kampiunnews|Jakarta – Akibat tingginya curah hujan di wilayah Bogor, Jakarta kembali menerima banjir kiriman dari Sungai Ciliwung menyusul meningkatnya debit air dan status Bendung Katulampa. Sejumlah kawasan di Jakarta Timur, khususnya Kebon Pala, Jatinegara, dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 130 sentimeter.
Camat Jatinegara Endang Kartika menjelaskan, banjir terjadi sejak Kamis (22/1) sore dan merupakan banjir tahap kedua akibat kenaikan muka air di Katulampa. “Iya, banjir kiriman Ciliwung dan Katulampa karena di sana naik. Sempat surut, namun dini hari sekitar pukul 02.00 WIB air kembali naik hingga mencapai 130 sentimeter,” ujarnya saat ditemui di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat.
Menurut Endang, banjir yang terjadi murni merupakan kiriman dari hulu seiring meningkatnya debit Sungai Ciliwung dan status Bendung Katulampa yang saat ini masih berada pada Siaga 3. Meski demikian, kondisi air di wilayah Kebon Pala mulai berangsur surut di kisaran 125 sentimeter. “Alhamdulillah kami sudah siap membantu warga dan terus melakukan pemantauan,” katanya.
Hingga saat ini belum terdapat warga yang mengungsi ke tempat pengungsian resmi. Sebagian warga memilih bertahan di rumah dengan menempati lantai dua, sementara lainnya mengungsi sementara ke rumah sanak saudara. Aparat Kecamatan Jatinegara tetap bersiaga dan mengantisipasi kemungkinan banjir susulan apabila debit air di hulu kembali meningkat.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir masih menggenangi 125 Rukun Tetangga (RT) dan 14 ruas jalan pada Jumat pagi. Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyebutkan bahwa banjir sempat surut pada Kamis malam, namun kembali meluas pada Jumat pagi dan berdampak pada wilayah Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur, dengan ketinggian air di ruas jalan berkisar 10 hingga 65 sentimeter.






