Argentina 2-0 Austria
Gol Argentina: Messi (38′, 90+5′)
Kampiunnews|Dallas – Lionel Messi bangkit dari kegagalan penalti di awal laga untuk mengukuhkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia saat Argentina menundukkan Austria.
Bintang legendaris Argentina tersebut semakin memperkuat warisannya sebagai salah satu pemain terhebat dalam sejarah sepak bola. Lewat torehan dua gol ke gawang Austria, ia kini resmi memimpin takhta top skor sepanjang masa FIFA World Cup.
Kapten tim Albiceleste tersebut sekarang mengoleksi total 18 gol di panggung Piala Dunia menyusul catatan hat-trick pada laga pembuka melawan Aljazair. Angka ini resmi melewati rekor 16 gol milik striker legendaris Jerman, Miroslav Klose.
Messi membuka keunggulan melalui sebuah penyelesaian akhir yang cerdas. Memanfaatkan umpan silang Facundo Medina yang sengaja dilewati oleh Thiago Almada, ia melepaskan tembakan mendatar akurat ke pojok bawah gawang. Menjelang akhir masa injury time babak kedua, Messi kembali membobol gawang lawan demi mengunci kemenangan bagi timnya.
Momen bersejarah Messi di Dallas Stadium ini sempat tertunda akibat kegagalan eksekusi penalti di awal laga serta kokohnya lini pertahanan Austria yang dikomandoi David Alaba. Namun, sepasang gol balasan darinya tidak hanya membawa Messi ke puncak perburuan sepatu emas (Golden Boot), tetapi juga memastikan sang juara bertahan asuhan Lionel Scaloni lolos dari Grup J ke babak 32 besar.
Drama kemenangan Argentina ini terasa semakin emosional karena bertepatan dengan peringatan 40 tahun gol ikonik Diego Maradona ke gawang Inggris pada Piala Dunia 1986.
Di sisi lain, skuad besutan Ralf Rangnick sempat memberikan ancaman melalui eksekusi tendangan bebas Marcel Sabitzer yang menandai penampilannya yang ke-100 bersama tim nasional. Argentina juga hampir menambah keunggulan andai peluang emas dari Nico Gonzalez tidak melebar.
Meski demikian, wakil Eropa tersebut tetap kesulitan membongkar pertahanan rapat sang juara bertahan. Messi sekali lagi menjadi pembeda hasil akhir, sebuah pembuktian konsistensi yang terus ia tunjukkan dalam tujuh dari sembilan laga terakhirnya bersama Argentina di putaran final Piala Dunia.
Segala hal di Texas terasa jauh lebih meriah, dan itu semua terjadi berkat magis seorang Lionel Messi.
Messi Menjadi Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Masa Piala Dunia
Messi sempat gagal mengeksekusi penalti di awal laga. Namun, ia berhasil bangkit dan menaklukkan penjaga gawang Austria, Alexander Schlager, di penghujung babak pertama. Lewat sebuah penyelesaian akhir menggunakan kaki kiri, ia mencetak gol ke-17 sepanjang kariernya di Piala Dunia, sekaligus melewati catatan mantan striker Jerman, Miroslav Klose.
Kapten Argentina tersebut melengkapi penampilan pemecah rekornya dengan mengunci kemenangan sang juara bertahan lewat gol kedua pada masa stoppage time. Memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Julian Alvarez, Messi sukses menggenapkan total koleksi golnya di turnamen dunia ini menjadi 18 gol.
Messi, yang akan merayakan ulang tahunnya yang ke-39 pada Rabu, 24 Juni, kini juga memimpin daftar top skor sementara di Piala Dunia kali ini dengan torehan lima gol. Jumlah tersebut diraih setelah sebelumnya ia mencetak hat-trick memukau pada laga pembuka sang juara bertahan melawan Aljazair.
Sebelumnya, Miroslav Klose memegang predikat sebagai pencetak gol terbanyak Piala Dunia selama 12 tahun, setelah selalu mencetak gol di setiap putaran final antara tahun 2002 dan 2014. Berbicara menjelang turnamen ini untuk mengantisipasi pecahnya rekor tersebut, Klose sempat menyampaikan testimoninya kepada FIFA.
“Messi adalah Messi. Saya selalu mengagumi caranya menyelesaikan masalah di lapangan dan bagaimana ia membawa dirinya sebagai seorang pribadi, bahkan saat sedang bertanding,” ujar Klose.
“Dia selalu menghidupkan permainan timnya. Pada tahun 2006 dia sempat berada di bangku cadangan dan [Juan Roman] Riquelme yang bermain, sampai akhirnya Messi diberikan kepercayaan itu. Apa yang kemudian ia tunjukkan dalam dunia sepak bola dan cara dia melakukannya, saya angkat topi untuk itu. Sebuah penghormatan yang sangat besar!” pungkasnya.






