Kampiunnews|Sampang – Presiden Prabowo Subianto memulai kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur pada Selasa (23/06/2026) dengan agenda strategis peresmian infrastruktur dan menghadiri kegiatan keagamaan berskala nasional. Kepala Negara beserta rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pukul 09.00 WIB, menandai dimulainya rangkaian kegiatan satu hari yang padat.
Setibanya di Kabupaten Sampang, Presiden Prabowo secara resmi meresmikan ruas jalan sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di berbagai daerah Indonesia melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperlancar distribusi barang dan jasa.
Bagi warga Desa Larlar, Kecamatan Batu Boro, Kabupaten Sampang, kehadiran jalan baru ini bukan sekadar aspal yang terhampar, melainkan harapan baru yang mengubah wajah sosial-ekonomi masyarakat.
Ahmad Fauzi, warga Desa Larlar, mengenang dengan jelas kondisi jalan sebelum adanya program IJD. “Alhamdulillah, apalagi manusia, hewan pun sangat sulit untuk melintasi jalan ini. Tapi alhamdulillah dengan adanya program ini, sangat terbantu, sangat bangga masyarakat, khususnya masyarakat Batu Boro dan Desa Larlar,” ungkapnya penuh syukur.
Senada dengan Ahmad, Taufik menuturkan bahwa kerusakan jalan selama ini menjadi momok yang menghambat mobilitas warga. “Sebelum adanya proyek ini kondisi sangat parah sehingga mobilitas masyarakat yang mau ke kecamatan atau mau ke kabupaten sangat sulit apalagi musim hujan, bisa-bisa nggak bisa dilewati,” kenangnya.
Kini, transformasi telah terjadi. Aktivitas masyarakat mengalir lebih lancar, distribusi hasil pertanian ke pasar maupun pusat perdagangan tidak lagi terkendala. “Alhamdulillah masyarakat banyak bersyukur sehingga transportasi lebih lancar, mobilitas warga lebih cepat sehingga bisa memperlancar ekonomi seperti pergerakan hasil-hasil pertanian bisa cepat dibawa ke pasar atau kabupaten,” papar Taufik optimis.
Abdul Rosyid, warga lainnya, menekankan dampak ekonomi yang signifikan. “Alhamdulillah luar biasa masyarakat merasakan manfaatnya, perekonomian di Desa Larlar juga terangkat karena hasil tani dari Desa Larlar ini bisa dibawa keluar. Kalau sebelum terbangun ini hasil dari masyarakat tani tidak bisa dibawa keluar, tidak bisa dijual sehingga hasil petani itu tidak laku, harganya murah. Dengan dibangunnya jalan ini alhamdulillah bisa dibawa keluar dan harganya lebih bagus, lebih tinggi,” jelasnya antusias.
Abdul Rosyid juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo. “Terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah berkenan hadir ke desa kami Desa Larlar, semoga bapak bisa lebih memperhatikan lagi, bisa melanjutkan sisa pembangunan yang masih belum terbangun ini,” pintanya penuh harap.
Bagi masyarakat Larlar, jalan yang kini membentang mulus melampaui fungsi fisik sebagai sarana penghubung. Ia menjadi simbol kehadiran negara yang nyata di tengah kebutuhan rakyat, membuka akses lebih luas, mempercepat roda ekonomi, dan menghadirkan optimisme baru bagi masa depan desa.
Usai menunaikan tugas di Sampang, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Bangkalan untuk menghadiri Penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 yang digelar di IAI Syaichona Mohammad Cholil. Momentum ini dinilai penting untuk memperkuat peran ulama dalam menjaga persatuan bangsa dan memberikan kontribusi pemikiran bagi pembangunan nasional.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan kerja ini adalah Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun Indonesia dari pinggiran, dengan infrastruktur sebagai tulang punggung pemerataan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.






