Kampiunnews I Makasar – Umat Katolik Indonesia, terutama di Keuskupan Agung Makasar, merayakan kegembiraan dalam acara penahbisan Uskup Agung Koajutor, Mgr. Fransiskus Nipa.
Misa penahbisan digelar dengan khidmat di ballroom Pinisi, Hotel Claro, Makassar, dimulai pukul 08.30 Wita. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah uskup dari seluruh Indonesia, ratusan imam, biarawati, dan ribuan umat.
Mgr. Piero Pioppo, Nunsius Apostolik atau Duta Besar Takhta Suci Vatikan untuk Indonesia, memimpin sebagai Uskup Penahbis Utama. Sementara Mgr. Johannes Liku-Ada, Uskup Agung Makasar, dan Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, MSC, Uskup Manado, bertindak sebagai Uskup Penahbis Pendamping.
Misa disertai oleh kehadiran Paduan Suara dari Keuskupan Agung Makasar, menciptakan suasana khidmat dan penuh semarak. Kotbah disampaikan oleh Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC, Uskup Keuskupan Bandung dan Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).
Uskup Koajutor baru, Mgr. Fransiskus Nipa, lahir pada 29 Januari 1964, sebelumnya aktif sebagai pastor paroki Katedral Makasar. Ia berasal dari Tana Toraja, Sulawesi Selatan, dan menyelesaikan pendidikan teologi di Seminari Tinggi Santo Paulus, Yogyakarta.
Mgr. Frans ditahbiskan sebagai imam diosesan pada 3 Juli 1990, oleh Mgr. Franciscus van Roessel, CICM, di Gereja Santo Yoseph Pekerja Paroki Gotong-Gotong. Selain menjadi pastor di berbagai paroki, ia juga belajar hukum kanonik di Universitas Urbaniana, Roma, antara tahun 1998 dan 2000.
Selama perjalanannya sebagai pastor, Mgr. Frans aktif di berbagai bidang, termasuk sebagai Direktur Seminari Tahun Orientasi Rohani, Dosen di Sekolah Tinggi Kateketik dan Pastoral Rantepao (STIKPAR), serta berkontribusi dalam Dewan tribunal Keuskupan dan Dewan pastoral & Kolegium Konsultor sejak tahun 2000. Pada 21 Oktober 2023, ia diangkat menjadi Uskup Agung Koajutor Keuskupan Agung Makassar oleh Sabtu Paus Fransiskus.






