Kampiunnews|Gianyar โ Final Piala Presiden 2026 akhirnya mempertemukan dua tim terbaik, Persib Bandung dan Persebaya Surabaya. Kedua tim sukses melewati laga semifinal yang berlangsung sengit dengan menyingkirkan rival masing-masing demi mengamankan tiket menuju partai puncak turnamen pramusim bergengsi tersebut.
Persib Bandung menjadi tim pertama yang memastikan tempat di final usai menaklukkan rival klasiknya, Persija Jakarta, dengan skor 2-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Selasa (4/8) petang WIB. Sementara itu, Persebaya Surabaya menyusul beberapa jam kemudian setelah mengalahkan Arema FC 1-0 dalam Derby Jawa Timur yang berlangsung penuh tensi tinggi.
Pada laga bertajuk El Clasico Indonesia, Persib tampil efektif sejak babak pertama. Setelah pertandingan berlangsung ketat pada awal laga, Maung Bandung memecah kebuntuan pada menit ke-21 melalui sundulan Uilliam Barros yang memanfaatkan sepak pojok Luciano Guaycochea.
Keunggulan Persib bertambah menjadi 2-0 enam menit kemudian. Wasit menunjuk titik putih setelah tayangan VAR memastikan Denis Kolinger melakukan handball di kotak penalti. Balsa Sekulic sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor dan membawa Persib menutup babak pertama dengan keunggulan dua gol.
Persija yang diasuh Shin Tae-yong mencoba bangkit pada babak kedua melalui sejumlah pergantian pemain. Gustavo Almeida sempat membentur mistar gawang, sementara Arlyansyah Abdulmanan juga gagal memanfaatkan peluang emas setelah sepakannya hanya mengenai tiang gawang.
Usaha Macan Kemayoran baru membuahkan hasil pada menit ke-86 ketika Victor Dethan memberikan umpan matang yang diselesaikan Kwon Chang-Hoon menjadi gol. Skor berubah menjadi 2-1 dan membuat laga berlangsung semakin menegangkan hingga akhir pertandingan. Namun, disiplin lini pertahanan Persib mampu menggagalkan upaya Persija menyamakan kedudukan.
Kemenangan tersebut memastikan Persib menjadi finalis pertama sekaligus menjaga peluang meraih gelar juara Piala Presiden 2026.
Pada semifinal lainnya, Derby Jawa Timur mempertemukan Persebaya Surabaya melawan Arema FC. Bajul Ijo tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang meski pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal.
Persebaya sempat mengancam melalui tendangan bebas Diogo Ramalho, sedangkan Arema FC sempat mencetak gol lewat Johan Farizi. Namun gol tersebut dianulir karena sang kapten telah berada dalam posisi offside.
Masuknya Francisco Rivera pada menit ke-27 menjadi titik balik permainan Persebaya. Gelandang asal Meksiko itu meningkatkan kreativitas serangan dan kualitas bola mati timnya.
Menjelang turun minum, tepatnya pada menit 45+7, Rivera mengirim sepak pojok akurat yang disundul Yuran Fernandes menjadi gol. Bola gagal diantisipasi Adi Satryo dan membawa Persebaya unggul 1-0 hingga babak pertama usai.
Pada babak kedua, pertandingan berlangsung seimbang. Arema FC berupaya mengejar ketertinggalan, sementara duet bek Yuran Fernandes dan Risto Mitrevski tampil kokoh mengawal pertahanan Bajul Ijo.
Petaka menghampiri Singo Edan pada menit ke-68 setelah Diego Landis menerima kartu merah karena melakukan pelanggaran terhadap Miguel Pereira sebagai pemain terakhir di lini belakang. Bermain dengan 10 orang membuat Arema kesulitan mengembangkan permainan.
Persebaya mampu mengontrol tempo permainan hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 1-0 bertahan dan memastikan Bajul Ijo menyegel tiket final.
Partai final Piala Presiden 2026 pun dipastikan menghadirkan duel klasik antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya. Kedua tim tampil konsisten sepanjang turnamen dan kini hanya tinggal selangkah lagi untuk mengangkat trofi juara. Pertemuan dua kekuatan besar sepak bola Indonesia ini diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat keduanya sama-sama menunjukkan performa impresif sejak fase grup hingga babak semifinal.






