Kampiunnews I Jakarta – Sebuah Seminar Nasional dengan tema “Matahari Dari Timur Untuk Indonesia” menyoroti peran dan jasa almarhum Brigjen Pol Drs Anton Enga Tifaona. Dalam seminar yang dihadiri sekitar 350 orang, anggota Watimpres RI Mayjen Pol (Purn) Drs. Sidarto Danusubroto, SH menyampaikan kesaksiannya mengenai sosok pahlawan tersebut. Seminar ini merupakan bagian dari upaya masyarakat Pulau Lembata, Nusa Tenggara Timur sejak tahun 2021 untuk mengusulkan Anton Enga Tifaona sebagai pahlawan nasional.
Dalam kesaksiannya, Sidarto Danusubroto menggambarkan Anton Enga Tifaona sebagai seorang polisi pejuang yang teguh pada prinsip-prinsip hukum. Saat menjabat sebagai Wakapolda Jawa Barat, Tifaona mendorong upaya swadaya untuk membangun sarana dan prasarana di lingkungan kepolisian. Pj Gubernur NTT, Ayodhia GL Kalake, SH, MDC juga menyatakan dukungan Pemprov NTT terhadap pencalonan Anton Enga Tifaona sebagai pahlawan nasional.
Sejumlah narasumber seperti Prof Dr Aloysius Liliweri, Dr Agnes Avanti Fontana, Pater Charles Beraf SVD, dan Bonnie Triyana turut hadir untuk membahas peran dan sepak terjang almarhum. Dalam diskusinya, para narasumber mengulas aspek-aspek kehidupan Anton Tifaona, mulai dari perjuangannya sebagai polisi hingga kontribusinya dalam pembangunan daerah.
Seminar ini juga menjadi wadah bagi peserta untuk menyampaikan dukungan terhadap pencalonan Anton Enga Tifaona sebagai pahlawan nasional. Tanda-tangan dukungan dituangkan di atas kanvas sebagai bentuk kesepakatan untuk mengabadikan kontribusi dan jasa almarhum dalam sejarah dan perjuangan bangsa. Saat ini, beberapa bentuk penghormatan seperti nama aula dan jalan di Lewoleba, Lembata, serta patung di Simpang Lima Wangatoa, Lembata, sudah diwujudkan untuk mengenang sosok Anton Enga Tifaona.






