
Jakarta, Kampiunnews.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memutuskan untuk masuk dalam jajaran pengurus PSSI di bawah komando Erick Thohir pasca KLB PSSI belum lama ini. Dalam kabinet Erick Thohir, Menpora Amali bersama Ratu Tisha menjabat sebagai wakil ketua umum PSSI periode 2023-2027.
Ketika ditanya alasan memilih untuk mengurus sepakbola ketimbang fokus sebagai Menpora Amali, politisi partai Golkar ini meminta wartawan menanyakan hal itu kepada Fary Djemi Francis.
“Kalau itu tanya pak Fary ya,” kata Menpora Amali di ruang kerjanya, usai bertemu Asosiasi Pembina Sepakbola Usia Muda Seluruh Indonesia (APSUMSI) dan Pengurus Academy Garuda Nusantara Bersatu di Kantor Kemenpora, Senayan, Kamis (23/2/2023).
Menpora Amali tampak hati-hati dan irit bicara perihal keputusan tersebut. Apalagi ia juga masih menjabat sebagai Menpora. Agar tidak menimbulkan polimik yang dikaitkan dengan rangkap jabatan, Menpora lebih cenderung bicara tentang masa depan sepakbola tanah air.
Fary Francis Ketua Dewan Pembina APSUMSI menyambangi Kantor Kemenpora bersama pengurus APSUMSI Heriana Kurniawan dan Vernnart Hutabarat.
“Kami apresiasi gerak cepat Pak Fary, baru kemarin kita agendakan pertemuan dengan Pak Menpora. Kami menyampaikan kepada Pak Menteri tentang kehadiran APSUMSI yang mewadahi operator kompetisi usia dini. Dan Pak Menpora tampak gembira karena selama ini kompetisi usia dini telah dijalankan para operator yang bekerjasama dengan Kemenpora,’ tegas Heriana.
Tadi juga telah disampaikan ke depan kami berharap dibawah kepemimpinan Erick Thohir
APSUMSI bisa sejajar dengan Asosiasi Sepakbola Wanita, Futsal dan APSI (Asosiasi Pelatih) menjadi voter dalam kongres PSSI, karena para operator ini sumber dananya gotong royong para orang tua pemain, lanjut Heriana yang juga menjabat Sekjen FORSGI.
Saat ini berhimpun operator kompetisi usia dini seperti, FOSSBI, LSI, SBAI, FORSGI, Dream Come True, Go Bola Bali, Komunitas Jujur, Fossbolindo, Liga Grassroot Indonesia. Saat ini APSUMSI dipimpin Ketua Umum H. Agus Riyanto.
Bintara dalam kesempatan itu membicarakan kelanjutan kerjasama yang telah ditanda tangani Ketua Dewan Pembina Academy Garuda Nusantara Bersatu Prabowo Subianto dengan Ketum PSSI terdahulu Muhamad Iriawan, saat gelaran Nusantara Open 16 Juni 2022.
“Tiga poin dalam kerja sama tersebut mengenai pembinaan pemain usia muda, kompetisi usia muda dan program Big Data Pemain,” kata Fary Djemi Francis.
Blue print Academy Garuda Nusantara Bersatu dengan konsep Nusantara Way, ke depannya akan diberikan kepada Ketum PSSI sebagai refrensi untuk membangun timnas. Pada kesempatan itu, Menpora Amali yang juga Waketum PSSI menyambut baik dan berjanji akan menyampaikan hasil pertemuan ini kepada Ketum PSSI Erick Thohir.
Pertemuan yang berlangsung lebih kurang satu jam itu membahas sejumlah agenda terutama strategi mang cover pembinaan sepakbola berjenjang mulai dari pemain yunior untuk mengorbitkan pemain nasional yang kompetitif di kancah sepakbola bertaraf internasional. (red-FW)





