Kampiunnews I Larantuka – Sebuah tragedi menyelimuti Posko Konga, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. Korban meninggal kembali bertambah, kali ini menimpa Yuliana Soge, seorang wanita berusia 98 tahun. Yuliana telah mengungsi di BPP Konga sejak 2 Januari dan menghembuskan napas terakhir pada Minggu, 28 Januari 2024, pukul 13:40 Wita.
Tim kesehatan dari Puskesmas Ilebura, Maria Yohana Kristian Alior, mengungkapkan bahwa Yuliana tidak memiliki riwayat penyakit. Selama berada di Posko BPP Konga, Yuliana hanya mengonsumsi susu Dancow tanpa makan. Yohana menjelaskan, “Mama Yuliana tidak memiliki riwayat penyakit apapun, selama di rumah selalu mendapatkan pemeriksaan rutin dari pustu. Semenjak tinggal di Posko BPP Konga, Mama Yuliana tidak pernah makan hanya minum susu Dancow saja.”
Kesehatan Mama Yuliana mulai menurun sejak semalam setelah diperiksa oleh tim kesehatan. Yuliana akhirnya meninggal di Posko BPP Konga pukul 13:40 Wita dan langsung diantar ke rumah duka di Desa Nobo, Kecamatan Ilebura.
Dengan meninggalnya Yuliana Soge, jumlah korban pengungsi akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Posko Konga menjadi tiga orang. Saat ini, jumlah pengungsi di Posko Konga mencapai 1.782 jiwa.






