Kampiunnews | Jakarta – Ketum DPP Relawan Nawasena Guissepe Kapoyos mencium adanya gerakan atau operasi senyap untuk membenturkan Jokowi dan Prabowo.
Terkait dengan situasi ini, dia bersama jajaran Nawasena se Indonesia mengingatkan pihak-pihak yang berniat membenturkan kedua tokoh nasional ini agar segera berpikir panjang sebab gorengan untuk mengadu domba Jokowi dan Prabowo telah di waspadai oleh relawan termasuk Nawasena.
Kepada Kampiunnews, Bang Jos begitu Ketum Nawasena ini disapa menambahkan, bahwa Jokowi dan Prabowo laksana sekeping mata uang yang tidak bisa dipisahkan dan saling membutuhkan. Sehingga pihak-pihak yang coba membenturan hubungan keduanya dengan menebar cerita-cerita memecah belah adalah cerita basi dan tidak laku dijual.
Dia juga menjelaskan bahwa Nawasena lahir untuk mengawal Prabowo dan menjadi benteng bagi yang ingin memecah belah hubungan Prabowo dan Jokowi.

Lanjut pria berdarah Kawanua yang aktif diberbagai organisasi kemasyarakatn di Tangerang Selatan, bahwa Nawasena akan ikut memberikan konsep dan gagasan di berbagai bidang dalam rangka kemajuan bangsa khususnya dalam pemerintahan Prabowo ke depan.
Sebelumnya Prabowo Subianto telah menyampaikan warning kepada semua pihak untuk jangan coba mengadu domba atau membenturkan dirinya dengan Jokowi. Hal ini diungkapkan pengacara Prabowo – Gibran Otto Hasibuan dan Hotman Paris Hutapea usai sidang perselisihan hasil pemilu di Gedung Mahkamh Konstitusi bulan lalu.
Upaya membuat kegaduhan tidak saja tertuju pada Jokowi – Prabowo, namun mulai tertuju pada upaya menghasut kedamain TKN Prabowo-Gibran dengan kelompok relawan.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman juga meminta jangan ada pihak-pihak yang mengadu domba antara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran dengan relawan pendukung. Dia juga meminta agar jangan dibeda-bedakan.
Habiburokhman menuturkan, relawan adalah bagian integral dari Tim Kampanye Prabowo-Gibran. Dan semua relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan relawan Prabowo-Gibran terdaftar dan terkoordinasi di TKN Relawan sesuai bidangnya. Nawasena sendiri terdaftar di Komando Golf yang dikomandani aktivis kondang Haris Rusly Moti.






