Kampiunnews|Irlandia – Perempuan Indonesia Maju (PIM), organisasi perempuan yang konsern pada pemberdayaan perempuan di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan masyarakat, sosial, budaya, hukum dan hak asasi manusia (HAM), terus memperluas jaringan internasional dengan meresmikan Perwakilan PIM Irlandia dan Irlandia Utara.
Peresmian sekaligus syukuran pengurus PIM tersebut berlangsung di The Donnes Stores Café, Beacon South Quarter, Sandyford, Irlandia, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring perempuan Indonesia di luar negeri sekaligus membuka peluang kolaborasi di kawasan Irlandia dan Irlandia Utara.
Acara tersebut dihadiri diaspora Indonesia yang berdomisili di Irlandia dan Irlandia Utara, perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London, serta organisasi perempuan setempat.
Ketua PIM DPLN Irlandia, Sissca Lumempouw, didampingi Wakil Ketua Rosa Utami, Sekretaris Maryam Tahir, dan Bendahara Erni Siregar, menyatakan komitmen untuk membangun organisasi yang aktif, inklusif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi perempuan Indonesia di kawasan tersebut.
Ketua Umum PIM, Lana T. Koentjoro, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas antusiasme pengurus PIM Irlandia dan Irlandia Utara dalam mendeklarasikan dan membangun organisasi di tingkat internasional.
Menurut Lana, terbentuknya PIM Irlandia dan Irlandia Utara merupakan langkah strategis untuk memperluas peran perempuan Indonesia dalam membangun jejaring global. Sebelumnya, PIM juga telah mendeklarasikan organisasi di Amerika Serikat pada pertengahan Oktober 2026.
“Proficiat kepada PIM Irlandia dan Irlandia Utara. Selamat menjalankan tugas organisasi. Semoga kehadiran PIM di Irlandia dan Irlandia Utara dapat menjadi jembatan budaya sekaligus wadah bagi diaspora Indonesia untuk mengembangkan jejaring UMKM dan memperkenalkan potensi pariwisata Indonesia di mancanegara,” ujar Lana.
Ia berharap keberadaan PIM di Irlandia tidak hanya memperkuat struktur organisasi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dalam bidang pendidikan, budaya, pengembangan usaha, kesehatan masyarakat, dan sosial kemasyarakatan.
Lana menegaskan, PIM harus mampu menjadi organisasi perempuan yang produktif, membangun solidaritas, serta menghadirkan program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami optimistis Perwakilan PIM Irlandia dan Irnadia Utara dapat menjadi jembatan kerja sama yang produktif dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan pendidikan, budaya, dan pariwisata, baik di tanah air maupun di mancanegara,” katanya.
Sementara itu, Ketua PIM DPLN Irlandia, Sissca Lumempouw, menyampaikan rasa syukur atas terbentuknya PIM di Irlandia dan Irlandia Utara. Ia menilai kehadiran organisasi ini menjadi kesempatan bagi perempuan Indonesia untuk memperkuat solidaritas, mengembangkan potensi diri, serta membangun kerja sama lintas komunitas.
Sissca optimistis, PIM Irlandia dapat menjadi wadah yang mempertemukan perempuan Indonesia dari berbagai latar belakang, profesi, dan pengalaman untuk bersama-sama mendorong pemberdayaan perempuan.
Menurutnya, latar belakang akademik, pengalaman sebagai aktivis, serta kapasitas entrepreneurship para pengurus merupakan modal penting dalam mengembangkan organisasi.
“Dengan terbentuknya PIM Irlandia dan Irlandia Utara, kami berharap perempuan Indonesia di kawasan ini memiliki wadah untuk saling mendukung, mengembangkan potensi, dan membangun jejaring yang lebih luas,” ujar Sissca.
Ia menambahkan, PIM akan membuka peluang kerja sama dengan organisasi kemasyarakatan, komunitas perempuan, pelaku usaha, serta mitra strategis lainnya di Irlandia dan Irlandia Utara.
“PIM hadir bukan hanya untuk memperkuat organisasi, tetapi juga untuk membangun persaudaraan, memperkenalkan budaya Indonesia, serta membuka peluang bagi pengembangan UMKM dan kegiatan sosial kemasyarakatan,” tambahnya.
Perkuat Kolaborasi dan Promosi Indonesia
Pembentukan Perwakilan PIM Irlandia diharapkan tidak sekadar memperluas struktur organisasi di luar negeri, tetapi menjadi pintu masuk bagi berbagai program kolaboratif lintas negara.
PIM berkomitmen mendorong pemberdayaan perempuan melalui pendidikan, pengembangan ekonomi, kesehatan masyarakat, sosial, budaya, serta advokasi hukum dan HAM.
Keberadaan organisasi ini juga diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia, potensi pariwisata, serta produk UMKM kepada masyarakat Irlandia dan Irlandia Utara.
Perwakilan KBRI London, Dona, turut menyampaikan apresiasi atas terbentuknya PIM Irlandia dan Irlandia Utara.
Ia menilai kehadiran PIM menambah semarak organisasi kemasyarakatan Indonesia di kawasan Inggris dan Irlandia, sekaligus menjadi ruang pemersatu perempuan Indonesia yang tinggal di luar negeri.
“Dari KBRI London, kami sangat berbangga bahwa peluncuran organisasi ini menambah semarak organisasi kemasyarakatan Indonesia yang ada di Inggris dan Irlandia. Harapan kami, organisasi ini dapat menjadi pemersatu perempuan-perempuan Indonesia yang saat ini berdomisili di Irlandia dan Irlandia Utara, serta turut memajukan UMKM di sini,” ujar Dona.
“Majulah terus Perempuan Indonesia Maju,” tambahnya.
Peresmian PIM Irlandia dan Irlandia Utara menjadi langkah baru dalam memperkuat peran perempuan Indonesia di tingkat global. Dengan semangat solidaritas, kolaborasi, dan pemberdayaan, PIM diharapkan mampu membangun jejaring internasional sekaligus membawa nama Indonesia melalui kontribusi perempuan di bidang pendidikan, ekonomi, budaya, dan sosial kemasyarakatan.
PIM: Perempuan Berdaya, Indonesia Maju.
Hastag:
#PIM #PerempuanIndonesiaMaju #PIMIrlandia #PIMIrlandiaUtara #LanaTKoentjoro #SisscaLumempouw #PerempuanBerdaya #PemberdayaanPerempuan #DiasporaIndone







