Kampiunnews|Surabaya โ Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung penuh Program Sekolah Rakyat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus mempercepat pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Penegasan tersebut disampaikan Menkeu saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (1/8). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan pembangunan infrastruktur pendidikan dan dukungan pembiayaan berjalan sesuai target sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
Menurut Purbaya, Kementerian Keuangan memiliki tanggung jawab untuk memastikan ketersediaan anggaran bagi seluruh program strategis nasional, termasuk Sekolah Rakyat. Melalui dukungan APBN, pemerintah ingin memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anak bangsa, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu, agar memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.
“Saya diperintah menyediakan anggaran Sekolah Rakyat. Belajarnya yang semangat ya, biar jadi menteri, biar jadi orang kaya,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa di hadapan para siswa.
Selain memastikan dukungan anggaran, Menkeu juga memberikan motivasi kepada para pelajar agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh. Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan jalan terbaik untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus membuka peluang meraih masa depan yang lebih baik.
“Jadi ini Program Pak Prabowo. Semoga adik-adik jadi orang pintar. Jangan malas belajar ya,” pesannya.
Kunjungan kerja tersebut juga menjadi bukti bahwa APBN tidak hanya berfungsi sebagai instrumen fiskal, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia. Pemerintah menempatkan sektor pendidikan sebagai fondasi utama dalam menciptakan generasi yang inovatif, berkarakter, dan memiliki daya saing global.
Sekolah Rakyat merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk memperluas pemerataan pendidikan berkualitas di seluruh Indonesia. Konsep sekolah berasrama terpadu diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih kondusif, sekaligus membentuk karakter, disiplin, kepemimpinan, dan kemandirian peserta didik sejak dini.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya dibangun di atas lahan seluas 6,6 hektare dengan nilai kontrak pembangunan sebesar Rp3,52 triliun dan pagu anggaran Rp3,82 triliun. Hingga saat ini, realisasi pembangunan telah mencapai Rp3,21 triliun.
Kompleks pendidikan tersebut mengintegrasikan jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam satu kawasan. Selain ruang belajar modern, sekolah juga dilengkapi fasilitas asrama, sarana olahraga, laboratorium, perpustakaan, dan fasilitas penunjang lainnya guna menciptakan ekosistem pendidikan yang menyeluruh.
Pemerintah optimistis Program Sekolah Rakyat akan menjadi salah satu tonggak penting dalam pemerataan pendidikan nasional. Dengan dukungan APBN yang berkelanjutan, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda Indonesia yang cerdas, berintegritas, berdaya saing, serta siap menjadi pemimpin bangsa di masa depan.
Melalui sinergi kebijakan fiskal dan pembangunan pendidikan, pemerintah menegaskan bahwa investasi pada sumber daya manusia merupakan modal utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, sekaligus memperkuat daya saing bangsa di tingkat global.






